Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan Di RSUD S.K.Lerik Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.47134/mpk.v2i4.6104Keywords:
Keterlambatan, Rumah Sakit, BPJSAbstract
RSUD S.K. Lerik di Kota Kupang, sebagai rumah sakit rujukan utama, mengalami keterlambatan dalam pengajuan klaim BPJS Kesehatan, terutama pada bulan Maret dengan 277 berkas terlambat selama 23 hari. Keterlambatan ini berdampak pada pencairan dana operasional rumah sakit. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor keterlambatan pengajuan klaim menggunakan metode 7M (Man, Material, Machine, Method, Money, Market, Minute). Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 7 informan yaitu 1 kepala rekam medis, 2 petugas koding, 2 petugas entri klaim, dan 2 petugas admin ruangan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor utama keterlambatan faktor manusia (ketidaksesuaian pendidikan dan kekurangan sumber daya manusia), faktor material (ketidaklengkapan resume medis dan informed consent), faktor mesin (kekurangan komputer dan masalah jaringan internet), faktor metode (ketiadaan SOP), serta faktor waktu (keterlambatan pengembalian berkas rekam medis). Peneliti merekomendasikan pembuatan SOP, penambahan sumber daya manusia, pemeliharaan jaringan internet secara berkala, rapat koordinasi, integrasi sistem INA-CBGs dan SIMRS, dan koordinasi dengan komite medis terkait kelengkapan berkas rekam medis.
References
Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel Review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.
Devi, N. A. N. (2022). Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Spesialis Husada Utama Surabaya. SIPORA Polije.
Feriawati, P., & Kusuma, A. P. (2015). Faktor-Faktor Keterlambatan Pengeklaiman BPJS di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Udinus, 1–10.
Ferawati, P., & Kusuma, A. P. (2015). Faktor-Faktor Keterlambatan Pengeklaiman BPJS di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, 15(1), 1–27.
Gumilar, R. A., & Herfiyanti, L. (2021). Analisis Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung. Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(9), 1192–1199. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i9.163
Herman, L. N., Farlinda, S., Ardianto, E. T., & Adurachman, A. S. (2020). Tinjauan Keterlambatan Klaim Berkas BPJS Rawat Inap di RSUP dr. Hasan Sadikin. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 1(1), 575–581.
Indrawaraswanti. (2017). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan di RS Perkebunan PTPN X Jember. Politeknik Negeri Jember.
Kemenkes RI. (2008). PERMENKES RI 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis.
Leonard, D. (2016). Pengorganisasian Klaim Pelayanan Pasien JKN di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Menara Ilmu, 10(72).
Librianti, L., Rumenengan, G., et al. (2019). Analisa Pengisian Rekam Medis Dalam Rangka Proses Kelengkapan Klaim BPJS di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi 2018. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 9(1), 50–61.
Loren, E. R., Wijayanti, R. A., & Nikmatun, N. (2020). Analisis Faktor Penyebab Ketidaktepatan Kode Diagnosis Penyakit Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. J-REMI: Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 1(3), 129–140. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i3.1974
Maria, R. A. (2017). Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sebagai Salah Satu Strategi Peningkatan Mutu Layanan Rumah Sakit (Studi pada Rumah Sakit Santo Borromeus Kota Bandung). Universitas Pasundan.
Mayori, E., Deharja, A., Nuraini, N., & Santi, M. W. (2021). Upaya Perbaikan Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan pada Unit Rawat Inap di RSIA Srikandi IBI Jember Tahun 2019. J-REMI: Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 2(4), 461–470. https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i4.2301
Menkes. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.
Nuraini, N., & Lestari, P. P. (2021). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim Rawat Inap ke Verifikator BPJS Kesehatan di RSUD Genteng Banyuwangi. Jurnal Kesehatan, 9(3), 140–149. https://doi.org/10.25047/j-kes
Pinontoan, M., Dengo, S., & Ruru, J. (2015). Implementasi Standar Operasional Prosedur dalam Pelayanan BPJS Kesehatan di RSU Prof. Dr. Kandou Manado. Jurnal Administrasi Publik UNSRAT, 3(031), 1386.
Putri, K., Nurmawati, I., & Santi, M. W. (2022). Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13, 894–901.
Ratna, P., & Eva, P. (2021). Pemberian Informasi dan Kelengkapan Pengisian Informed Consent pada Pasien Sectio Caesarea di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 4(1), 1–7.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Santiasih, W. A., Simanjorang, A., & Satria, B. (2021). Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di RSUD Dr. RM Djoelham Binjai. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1381–1394.
Sari, P. I., Hatta, G. R., & Nuraini, A. (2023). Analisis Pengaruh Pengetahuan, Kepatuhan Dokter dan Peran Rumah Sakit terhadap Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap RSIA Brawijaya. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 7(4), 369–378. https://doi.org/10.52643/marsi.v7i4.3566
Subandi, O., & Rahmawati, E. (2024). Pemahaman Konseptual tentang Standard Operating Procedure (SOP): Dasar, Tujuan, Manfaat, dan Penerapan. JMA, 2(6), 3031–5220.
Swari, S. J., Alfiansyah, G., Wijayanti, R. A., & Kurniawati, R. D. (2019). Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap RSUP Dr. Kariadi Semarang. Arteri: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 50–56. https://doi.org/10.37148/arteri.v1i1.20
Wijayanti, F. E. R. (2016). Analisis Clinical Pathway dengan BPJS antara RS Negeri dan RS Swasta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Wirajaya, M. K., & Nuraini, N. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien pada Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 7(2), 165. https://doi.org/10.33560/jmiki.v7i2.225
Yanti, N. K. W., & Yulianti, M. S. (2024). Kelengkapan Informed Consent Poliklinik Bedah Umum Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jambura Health and Sport Journal, 6(1), 31–39. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i1.23722




