Adaptasi Masyarakat Suku Laut Pulau Air Ingat Setelah Dirumahkan

Authors

  • Rio Lingga Wijaya Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Sri Wahyuni Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Rahma Syafitri Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.47134/bai.v1i1.2235

Keywords:

Adaptasi, Masyarakat, Perubahan Sosial, Suku Laut

Abstract

Suku Laut di Pulau Air Ingat masih hidup secara tradisional dan memegang adat istiadat dalam kehidupannya meskipun sudah tidak tinggal di sampan kajang dan menetap pindah ke rumah di daratan. Orang Suku laut di Pulau Air Ingat mulai menghuni pulau tersebut sekitar tahun 1990-an. Kemudian dari tahun tersebut telah tebentuk pemukiman masyarakat Suku Laut di Pulau Air Ingat hingga sampai sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang mendalam tentang adaptasi orang Suku Laut setelah tidak lagi tinggal di sampan kajang dan berpindah atau menetap di darat, bentuk penyesuaian diri mereka dalam berkehidupan di lingkungan yang tidak sepenuhnya di atas laut, dan adaptasi mereka dalam menjalani pola kehidupan sosialnya ketika di rumahkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari Gillin dan Gillin tentang perubahan sosial dengan mengadaptasi tiga penjelasan yaitu pemahaman tentang budaya, struktur sosial dan interaksi masyarakat yang mengalami perubahan pada masyarakat Suku Laut yang beradaptasi ketika menetap di darat. Hasil penelitian diketahui bahwa adanya proses adaptasi masyarakat suku laut Pulau Air Ingat adalah seperti adaptasi dalam struktur kehidupan, pola interaksi, kebudayaan yang mulai mengalami adanya perubahan, sistem mata pencaharian pasca menetap di darat dan sistem ekonomi dalam kehidupan sosial.

References

Agus Darmawan, R. M. (2019). Suku Laut Mengarungi Kehidupan Lingkar Sampan.

Agus Suryono.S. (2020). Teori Dan Strategi Perubahan Sosial. (B.S. Fatmawati, E.D.). Bandung Alpabet.

Ahmad, S. B. (2016). Perspektif Perubahan Sosial. CV Pustaka Setia: Bandung.

Ameliah, D. P. (2022). Perubahan Sosial Masyarakat Urban. DOI: https://doi.org/10.31219/osf.io/2wxpn

Azhari, I. (2019). Dekontruksi Pembelajaran Sejarah Lokal di Kepulauan Riau. Jurnal Pendidik Ilmu Sosial. DOI: https://doi.org/10.17509/jpis.v28i2.21067

Azhari, P. I. (2022). Kehidupan Orang Laut Pantai Timur Sumatera dan Perubahannya (Kepulauan Riau, Riau & Jambi).

Azhari, P. I., Sihite, O., & Tanjung, I. L. (2019). Kearifan Tradisional dalam Bidang Kemaritiman Suku Laut di Perairan Pantai Timur Sumatera.

BARUS, A. P. B. Modernisasi dan Perubahan Sosial Masyarakat.

Bintana, M. G. D., Ekomadyo, A. S., Agumsari, D., & Susanto, V. (2020, October). Sea Nomads and Cultural Transformation, Case Study: Kampung Baru Suku Laut, Sungai Buluh Village, Lingga Regency, Riau Islands. In 3rd International Conference on Dwelling Form (IDWELL 2020) (Pp. 123131). Atlantis Press. DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.201009.013

Chou, C. (2009). The Orang Suku Laut of Riau, Indonesia. Taylor Dan Francis. DOI: https://doi.org/10.4324/9780203644232

Elsera, M., Hanim, H., & Valentina, A. (2022). Kehidupan Sosial dan Budaya Suku Laut di Pulau Senang, Kabupaten Lingga. Jurnal Masyarakat Maritim, 6(1), 1-7. DOI: https://doi.org/10.31629/takzimjpm.v1i1.3842

Elsera, M., Yahya, G. Y., Oprasmani, E., Casiavera, C., & Syakila, S. (2021). Eksistensi Suku Laut (Suku Akit) di Dusun Bangsal Ujung, Desa Sungai Asam, Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Sosiologi Andalas, 7(2), 81-93. DOI: https://doi.org/10.25077/jsa.7.2.81-93.2021

Faisal, G. (2018). Transformasi Hunian Vernakular Suku Duanu, Pesisir Timur.

George Ritzer, D. J. (2010). Teori Sosiologi Modern. Kencana Prenada Media Group.

Hidayah, Z. (2015). Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hutagaol, N. M. (2018). Strategi Adaptasi Orang Laut di Batam. Jurnal Pendidikan, Sejarah dan Ilmu Sosial, 11-19. DOI: https://doi.org/10.30743/mkd.v2i1.657

Ichwan Azhari, I. L. (2020). Sampan Kajang: The Orang Laut's Maritime Cultural Heritage in The East Coast of Sumatera. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 28. DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/452/1/012069

Irwan, I. (2016). Strategi dan Perubahan Sosial. Deepublish. Khidir Marsanto P Nanang.

Marisa Elsera, O. A. (2022). Budaya Tradisi Sebagai Kekuatan Komunitas Adat Terpencil. Jurnal Archipelago, 11-20.

Marius, J. A. (2006). Perubahan Sosial. Jurnal Penyuluhan. DOI: https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v2i2.2190

Martono, J. S. (2011). Sosiologi Perubahan Sosial. Rajagrafindo Persada.

Miswanto, M, Jenawi, B, & Afrizal, A. (2018). Pola Interaksi Sosial Suku Laut di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 2 (1), 59-76. DOI: https://doi.org/10.33652/handep.v2i1.25

Octaviany, A. H. (2021). Neo Kajang: Sebuah Tipologi Baru Pemukiman Ekologis Bagi Komunitas Suku Laut. Jurnal STUP. DOI: https://doi.org/10.24912/stupa.v3i2.12415

Pop Jones, L.B. (2016). Pengantar Teori-Teori Sosial. Jakarta.

Prawirosusanto, K. (2021). Mimpi Kemakmuran dalam Pemukiman Kepemenerbitan dan Perubahan Sosiokuktural Orang Suku Laut di Kepulauan Riau. UGM PRESS.

Prawirosusanto, K. M. (2016). Orang Laut, Permukiman, dan Kekerasan Infrastruktur. Masyarakat Indonesia, 41(2), 127-145.

Rahmawati, A. (2015). Suku Laut Pulau Bertam. Pandiva Buku.

Ritzer, George and Dauglas J. Goodman 2009. Toeri Sosiologi, Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Rustan, R, Surya, B., & Nasution, M. A. (2018), Adaptasi dan Perubahan Sosial Kehidupan Suku Bajo (Studi Kasus Suku Bajo Kecamatan Tenete Riattang Timur Kabupaten Bone). Urban and Regional Studies Journal, 1 (1), 31-37.

Saputra J. E. F. R. I (2015), Perubahan Kolektif Komunikasi Suku Laut di Desa Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

Sari, M, E, P, & Pratiwi, D, A, (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesejahteraan Hidup Masyarakat Suku Laut Pulau Bertam Kota Batam. Jurnal Trias Politika, 2 (2), 137-152. DOI: https://doi.org/10.33373/jtp.v2i2.1464

Septyono, F, & Asriwandari, H, (2016), Strategi Adaptasi Sosial Suku Akit di Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan (Doctoral Dissertation, Riau University).

Siti, A, (2022), Dinamika Kehidupan Suku Laut di Pulau Bertam, Kepulauan Riau Tahun 1988-2021 (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).

Sugiyono, D. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif.

Sugiyono, P. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung Alfabeta CV.

Sumatera. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 4(1).

Susanto, R, D. Analisis Perubahan Sosial dan Intuisi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir: Studi Kasus Masyarakat Suku Laut di Desa Air Sena, Kecamatan Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Sztompka.P. (2017). Sosiologi Perubahan Sosial. T.S. Piotr. Jakarta: Kencana.

Teori dan Strategi Perubahan Sosial. (2019). (N.P): Bumi Aksara.

Turner, B.S. (2008). Teori-Teori Sosiologi Modernitas Postmodern (Cetakan III, Ed). Kamdani, Ed.) Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Wengki Ariando, S. L. (2019). Pengetahuan Ekologi Tradisional Pengembara Laut Indonesia " Orang Suku Laut" Dalam Adaptasi Perubahan Iklim.

Yulia, D, (2016), Sejarah Perkembangan Suku Laut di Tanjung Gundap Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Batam Tahun 1982-2012. History Evolution of Sea Tribe in Tanjung Gundap Village Tembesi Sagulung District of Batam Years 1982-1990, HISTORIA: Journal of Historical Education Study Program, 1 (2). DOI: https://doi.org/10.33373/his.v1i2.519

Downloads

Published

2024-02-12

How to Cite

Wijaya, R. L., Wahyuni, S., & Syafitri, R. (2024). Adaptasi Masyarakat Suku Laut Pulau Air Ingat Setelah Dirumahkan. Buletin Antropologi Indonesia, 1(1), 13. https://doi.org/10.47134/bai.v1i1.2235

Issue

Section

Articles