Problematika Tumpang Tindih Peraturan Perundang-undangan di Indonesia dan Upaya Harmonisasinya

Authors

  • Wilma Silalahi Universita Tarumanegara
  • Kesya Swietenia Maharani Imanto Universitas Tarumanegara

DOI:

https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i3.5677

Keywords:

Tumpang Tindih Regulasi, Harmonisasi Hukum, Regulasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab tumpang tindihnya regulasi hukum (Overlapping Regulations) di Indonesia dan mengevaluasi langkah-langkah harmonisasi yang dapat dilakukan untuk menanganinya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa tumpang tindih regulasi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti lemahnya perencanaan legislasi, banyaknya lembaga perumus peraturan, kurang optimalnya proses harmonisasi, ketidakjelasan rumusan norma, perkembangan regulasi yang cepat, serta adanya kepentingan politik dalam proses perumusan peraturan. Keadaan itu berpengaruh pada berkurangnya kepastian hukum dan efisiensi penegakan hukum di Indonesia. Maka dari itu, diperlukan usaha harmonisasi yang menyeluruh melalui penguatan perencanaan legislasi, peningkatan kualitas penyusunan norma, optimalisasi koordinasi antar lembaga, evaluasi serta deregulasi regulasi, dan pemanfaatan teknologi informasi lewat sistem basis data hukum yang terpadu.

References

Abdulkadir, M. (2019). Hukum perikatan. Bandung: Citra Aditya Bakti, pp. 103–120.

Asshiddiqie, J. (2006). Perihal undang-undang. Jakarta: Rajawali Pers, pp. 45–60.

Attamimi, A. H. S. (1990). Peranan keputusan presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Jakarta: UI Press, pp. 78–95.

Atmadja, I. D. G. (2018). Hukum administrasi negara. Malang: Setara Press, pp. 112–130.

Azhar, M. (2019). Omnibus law sebagai solusi hiperregulasi menuju sinkronisasi peraturan perundang-undangan di Indonesia. Administrative Law and Governance Journal, 2(1), pp. 15–30.

Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. New York: Russell Sage Foundation, pp. 10–25.

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu, pp. 56–70.

Indrati, M. F. (2020). Ilmu perundang-undangan: Jenis, fungsi, dan materi muatan. Yogyakarta: Kanisius, pp. 23–40.

Kelsen, H. (2007). General theory of law and state. New Jersey: Transaction Publishers, pp. 98–120.

Kusumaatmadja, M. (2006). Konsep-konsep hukum dalam pembangunan. Bandung: Alumni, pp. 67–85.

Lita, T. (2018). Aspek penting reformasi regulasi. Semarang: Universitas Diponegoro, pp. 3–15.

Prasetyo, T. (2017). Problematika harmonisasi peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 24(2), pp. 201–220.

Wijaya, A. (2020). Tumpang tindih regulasi dan implikasinya terhadap kepastian hukum di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(3), pp. 313–330.

Mahfud, M. D. (2010). Politik hukum di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, pp. 90–110.

Manan, B. (2001). Perkembangan pemikiran dan pengaturan hak asasi manusia di Indonesia. Bandung: Alumni, pp. 55–72.

Marzuki, P. M. (2014). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana, pp. 120–140.

Mertokusumo, S. (2009). Penemuan hukum. Yogyakarta: Liberty, pp. 45–63.

Nonet, P., & Selznick, P. (1978). Law and society in transition. New York: Harper & Row, pp. 25–50.

Putri, N. K., Simeulu, A., Fitri, F. A., Trilia, I., Mulitalia, & Adisma, M. (2024). Disharmonisasi peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), pp. 1–15.

Rahardjo, S. (2006). Ilmu hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, pp. 100–120.

Rawls, J. (1999). A theory of justice. Cambridge: Harvard University Press, pp. 52–70.

Salim, H. S. (2013). Penerapan teori hukum pada penelitian tesis dan disertasi. Jakarta: Rajawali Pers, pp. 88–105.

Soehino. (2005). Ilmu negara. Yogyakarta: Liberty, pp. 40–60.

Soekanto, S. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Jakarta: Rajawali Pers, pp. 25–45.

Sunggono, B. (2012). Metodologi penelitian hukum. Jakarta: Rajawali Pers, pp. 75–95.

Wignjosoebroto, S. (2002). Hukum: Paradigma, metode dan dinamika masalahnya. Jakarta: Elsam, pp. 60–80.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Silalahi, W., & Imanto, K. (2026). Problematika Tumpang Tindih Peraturan Perundang-undangan di Indonesia dan Upaya Harmonisasinya. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(3), 8. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i3.5677

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.