Perancangan Typeface Huler Wair: Huler Wair sebagai Simbol Sambutan, Membentuk Karakter Typeface yang Berakar dari Budaya Sikka

Authors

  • Yohanes Bastian Vestralen Lameng Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Chrisantus Inosensius Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

DOI:

https://doi.org/10.47134/dkv.v2i3.4649

Keywords:

Huler Wair, Tipografi, Desain Typeface, Kearifan Lokal, Sikka

Abstract

Huler Wair Typeface bertujuan untuk melestarikan kearifan lokal tradisi Huler Wair dari Sikka, Nusa Tenggara Timur, serta memperkenalkan kehangatan masyarakat Sikka dalam estetika modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis 5WIH (What, Who, Where, When, dan How) untuk menyusun perancangan secara terstruktur. Data primer diperoleh melalui observasi visual dan verbal terhadap tradisi Huler Wair, termasuk syair adat Kleteng Latar dan perlengkapan upacara. Data sekunder didapatkan dari studi kepustakaan terkait tradisi Huler Wair, teori tipografi, dan standarisasi penciptaan huruf. Hasil observasi menunjukkan citra sejuk, nyaman, dan segar dari objek-objek seperti air, sungai, beringin, dan perbukitan, serta citra hangat dari buah kelapa yang didominasi warna kuning-oranye. Selain itu, ditemukan aksen garis tegak dan lengkung yang dinamis dari sulur akar beringin, batang kelapa, tulang daun huler, tetesan air, bebatuan sungai, kontur pohon beringin, pebukitan, serta bentuk daun dan buah kelapa. Poin-poin ini menjadi acuan dalam perancangan Huler Wair Typeface, di mana huruf besar menampilkan bentuk daun huler dan tetes air, sementara huruf kecil, angka, dan simbol menggunakan garis lengkung daun dan tetes air untuk menjaga keterbacaan. Bentuk tangkai daun diterapkan sebagai serif pada Typeface ini. Perancangan ini diharapkan memperkaya ragam rupa Typeface Nusantara dan menjadi media pelestarian serta representasi kehangatan manusia Sikka.

References

Abdul, R., Emilia, E., & Kpalet, P. (2022). Upacara Huler Wair sebagai nilai kebajikan lokal pada masyarakat di Kabupaten Sikka. Antropocene, 2(4), 117–124.

Azhar, A. (2021). Desain dan budaya: Konteks sosial dalam proses kreatif. Pustaka Reka Cipta.

Basrowi, & Suwandi. (2008). Memahami penelitian kualitatif. Rineka Cipta.

Dondis, D. A. (1973). A primer of visual literacy. MIT Press.

Driyarkara, N. (2006). Manusia dan kebudayaan. Dalam F. B. Hardiman (Ed.), Karya lengkap Driyarkara. Gramedia.

Eko, Y. (2017). Tipografi sebagai representasi visual budaya. Jurnal DKV Adiwarna, 3(2), 123–132.

EkoraNTT, Redaksi. (2021). Ritual ‘Huler Wair’ untuk bebaskan tamu dari marabahaya. EkoraNTT. https://ekorantt.com/2021/06/18/ritual-huler-wair-untuk-bebaskan-tamu-dari-marabahaya/

Guarango, P. M. (2022). Eksistensi Telok Abang sebagai tradisi Agustusan di Kota Palembang. Jurnal Budaya, 10(8.5.2017), 2003–2005.

Heller, S. (2011). Typography sketchbooks. Princeton Architectural Press.

Iswanto, R. (2023). Perancangan buku ajar tipografi. Nirmana, 23(2), 123–129.

Izdiharuddin, M. D., & Aryanto, H. (2021). Perancangan typeface display motif kain Kapal Lampung. Jurnal Barik, 3(1), 207–219.

Kusrianto, A. (2007). Pengantar desain komunikasi visual. Andi.

Lupton, E. (2010). Thinking with type: A critical guide for designers, writers, editors, & students. Princeton Architectural Press.

Manovich, L. (2001). The language of new media. MIT Press.

McLuhan, M. (1964). Understanding media: The extensions of man. McGraw-Hill.

Meggs, P. B. (2011). A history of graphic design (5th ed.). John Wiley & Sons.

Mudana, I. W. (2018). Manusia dan ilmu budaya dasar. Raja Grafindo Persada.

Nugroho, Y. (2015). Desain sebagai alat transformasi sosial budaya. Jurnal Seni Rupa ISI Surakarta, 4(1), 88–97.

Pita. (2018). Nian Tana, wujud ekspresi kain NTT. KedaiPena. https://www.kedaipena.com/nian-tana-wujud-ekspresi-kain-ntt/

Poling, P. (2020). Huler Wair. Kikomunal Indonesia. https://kikomunal-indonesia.dgip.go.id/jenis/1/ekspresi-budaya-tradisional/2437/huler-wair

Putra, R. W. (2021). Pengantar desain komunikasi visual dalam penerapan. Penerbit Andi.

Suyanto, M. (2015). Strategi desain komunikasi visual. Andi.

Taris, N., & Asdhiana, I. M. (2019). Huler Wair, tradisi menyambut tamu di Sikka Flores. Kompas. https://travel.kompas.com/read/2019/05/06/150900427/huler-wair-tradisi-menyambut-tamu-di-sikka-flores

Wijaya, Y. P. (1999). Tipografi dalam desain komunikasi visual. Kompas.

Wijaya, A., & Gischa, S. (2023). Unsur, jenis, dan wujud kebudayaan. Kompas. https://www.kompas.com/skola/read/2023/09/08/033000069/unsur-jenis-dan-wujud-kebudayaan?page=all

Downloads

Published

2025-07-21

How to Cite

Lameng, Y., & Inosensius, C. (2025). Perancangan Typeface Huler Wair: Huler Wair sebagai Simbol Sambutan, Membentuk Karakter Typeface yang Berakar dari Budaya Sikka. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 2(3), 10. https://doi.org/10.47134/dkv.v2i3.4649

Issue

Section

Articles