Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Pada Siswa SMP Islamic Qon Yang Mengalami Kecemasan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.47134/pjp.v3i1.5007Keywords:
Kecemasan Sosial, Konseling Kelompok, CBT, Siswa SMPAbstract
Kecemasan sosial Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling kelompok berbasis Terapi Perilaku Kognitif (Cognitive Behavioral Therapy/CBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial pada siswa kelas tujuh di SMP Islamic Qon Gresik. Desain penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test–post-test pada satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa yang memiliki tingkat kecemasan sosial tinggi berdasarkan hasil pre-test dari Liebowitz Social Anxiety Scale (LSAS). Intervensi dilakukan melalui lima sesi konseling kelompok yang mencakup tahap pembentukan, transisi, kegiatan inti, dan penutupan. Setiap sesi berfokus pada restrukturisasi kognitif, latihan perilaku sosial melalui bermain peran, dan refleksi diri untuk memperkuat pemikiran adaptif dan kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan untuk menentukan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test.. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata skor LSAS dari 81,67 menjadi 58,67, dengan nilai t yang dihitung sebesar 2,24 > t-tabel 2,015 (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis CBT efektif dalam mengurangi gejala kecemasan sosial, meningkatkan keterampilan interaksi sosial siswa, dan menumbuhkan keberanian untuk berbicara di depan umum. Selain itu, penerapan CBT yang dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti ukhuwah, tawakal, dan ta‘awun semakin memperkuat kesejahteraan emosional dan dinamika positif dalam kelompok.
References
Abdilah, A., Yulistina, I., & Mutamimah, M. (2025). Analisis Strategi CBT: Pelaksanaanya dalam Konseling. Indonesian Journal of Educational Counseling, 9(2), 196–210. https://doi.org/10.30653/001.202592.516 DOI: https://doi.org/10.30653/001.202592.516
Amalia, H., Ulfa, M., Yanti, D., & Zainab, S. (2022). Psikopatologi Anak dan Remaja. Syiah Kuala University Press.
Anugraha, D. Y. (2024). Pengaruh konseling kelompok dengan teknik CBT terhadap kecemasan sosial siswa SMP. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(1), 42–51.
Arikunto, S., Ahmad, U., & Yogyakarta, D. (2013). Contribution of Educational Management to Optimal Service of Educational Development. Jumal Bimbingan Dan Konseling “PSIKOPEDAGOGIA, 2(2), 70–77. https://doi.org/10.12928/PSIKOPEDAGOGIA.V2I2.2573 DOI: https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v2i2.2573
Beck, A. T., & Dozois, D. J. A. (2011). Cognitive therapy: current status and future directions. Annual Review of Medicine, 62(1), 397–409. https://doi.org/10.1146/annurev-med-052209-100032 DOI: https://doi.org/10.1146/annurev-med-052209-100032
Clark, D. A., & Beck, A. T. (2011). Cognitive therapy of anxiety disorders: Science and practice. Guilford Press.
Corey, J. Y. (2016). Reactions of hydrosilanes with transition metal complexes. Chemical Reviews, 116(19), 11291–11435. DOI: https://doi.org/10.1021/acs.chemrev.5b00559
Edition, F. (1980). Diagnostic and statistical manual of mental disorders. American Psychiatric Association, Washington, DC, 205–224.
Faisal, M. A., & Rosadi, D. (2024). Peer Group Anxienty Disorder Dalam Upaya Pencegahan Gangguan Kecemasan Remaja. Uwais Inspirasi Indonesia.
Fausta, L., & Purnamasari, A. (2023). Cognitive Behavior Therapy pada Individu yang Mengalami Phobia Sosial. Psyche 165 Journal, 1–7. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i1.210 DOI: https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i1.210
Hansa, W., & Putra, B. J. (2023). Penerapan Cognitive Behavior Therapy Untuk Mengatasi Fobia Sosial (Studi Kasus Pada Klien “Y” Di Desa Pedamaran). Journal of Society Counseling, 1(1), 26–35. https://doi.org/10.59388/josc.v1i1.61 DOI: https://doi.org/10.59388/josc.v1i1.61
Hastuti, R., Soetikno, N., & Heng, P. H. (2021). Remaja sejahtera remaja nasionalis. Penerbit Andi.
Heimberg, R. G., Horner, K. J., Juster, H. R., Safren, S. A., Brown, E. J., Schneier, F. R., & Liebowitz, M. R. (1999). Psychometric properties of the Liebowitz social anxiety scale. Psychological Medicine, 29(1), 199–212. https://doi.org/10.1017/S0033291798007879 DOI: https://doi.org/10.1017/S0033291798007879
Herbert, J. D., & Cardaciotto, L. A. (2005). An acceptance and mindfulness-based perspective on social anxiety disorder. In Acceptance and mindfulness-based approaches to anxiety: Conceptualization and treatment (pp. 189–212). Springer. DOI: https://doi.org/10.1007/0-387-25989-9_8
Iswahyudi, M. S., Irianto, I., Salong, A., Nurhasanah, N., Leuwol, F. S., Januaripin, M., & Harefa, E. (2023). Kebijakan dan inovasi pendidikan: Arah pendidikan di masa depan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Krismawati, Y. (2014). Teori psikologi perkembangan Erik H. Erikson dan manfaatnya bagi tugas pendidikan Kristen dewasa ini. KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen), 2(1), 46–56. DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.20
Kurniasih, T., Fitriliyani, I., & Azwar, Z. I. (2012). Pemberian ekstrak enzim kasar dari cairan rumen domba pada tepung bungkil kedelai lokal dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ikan nila. Jurnal Riset Akuakultur, 7(2), 247–256. DOI: https://doi.org/10.15578/jra.7.2.2012.247-256
Liebowitz, M. R. (1987). Liebowitz social anxiety scale. Journal of Anxiety Disorders. DOI: https://doi.org/10.1037/t07671-000
Muslimin, K., & Kom, M. I. (2021). Kecemasan Komunikasi: Mengatasi Cemas Berkomunikasi di Depan Publik. Unisnu Press.
Nurhayati, E., & Nurhidayah, Y. (2019). Peranan Pendidikan Multikultural dalam Menangkal Sikap dan Perilaku Radikalisme Santeri di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka. LP2M, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. https://doi.org/http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/4261
Pargament, K. I., Exline, J. J., & Jones, J. W. (2013). APA handbook of psychology, religion, and spirituality (Vol 1): Context, theory, and research. American Psychological Association. DOI: https://doi.org/10.1037/14045-000
Pemula, P. K. G. (2008). Fenomena Penyimpangan Perilaku Sosial.
Prayitno, W. A., Muttaqin, A., & Syauqy, D. (2017). Sistem monitoring suhu, kelembaban, dan pengendali penyiraman tanaman hidroponik menggunakan blynk android. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 1(4), 292–297.
Shaprizal, A., Subroto, D. E., Putri, E. K., Rahma, I., Sari, S. N., & Nuraeni, E. (2025). Efektivitas konseling kelompok dalam mengatasi rasa cemas pada remaja dengan gangguan kecemasan. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(1), 65–78. https://doi.org/10.61404/jimi.v3i1.355 DOI: https://doi.org/10.61404/jimi.v3i1.355
Siswanto, A. H. (2024). Psikologi remaja tantangan dan dinamika perkembangan. Circle Archive, 1(4).
Sugiyono, S., Sutarman, S., & Rochmadi, T. (2019). Pengembangan sistem computer based test (CBT) tingkat sekolah. Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI), 2(1), 1–8. DOI: https://doi.org/10.21927/ijubi.v2i1.917
Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan karakter di era milenial. Deepublish.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Ummi Taslimah, Prianggi Amelasasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



