Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Penyebaran Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jember Dengan Metode K-Means Clustering

Authors

  • Savira Puteri Wulandari Politeknik Negeri Jember
  • Ervina Rachmawati Politeknik Negeri Jember
  • Sustin Farlinda Politeknik Negeri Jember
  • M. Choirur Roziqin Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/mpk.v2i4.6109

Keywords:

DBD, K – Means Clustering, Sistem Informasi Geografis, Website

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Berdasarkan pencapaian hasil kinerja program DBD di Kabupaten Jember Tahun 2022 ditinjau dari tiga indikator yaitu angka kesakitan atau Incident Rate (IR), angka kematian atau Case Fatality Rate (CFR), dan Angka Bebas Jentik (ABJ) bahwa ketiga indikator tersebut masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember maka dari itu perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan kepada masyarakat sebagai langkah awal pencegahan lonjakan kasus DBD di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta digital berserta penyebarannya yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tinggi (C1), sedang (C2), dan rendah (C3) dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan perancangan sistem Prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem dalam bentuk website yang dapat menampilkan peta sebaran penyakit DBD berdasarkan kelompoknya, grafik, dan tabel laporan yang dengan mudah terus diupdate oleh administrator website. Sistem informasi geografis ini diharapkan dapat membantu petugas dalam mempromosikan program kesehatan yang terpadu sesuai dengan tangka keparahan wilayahnya serta menberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan waspada terhadap penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Jember.

References

Agusta, Y. (2007). K-Means: Penerapan, Permasalahan, dan Metode Terkait. Jurnal Sistem dan Informatika, 3(1), 47–60.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Jember Tahun 2020.

Hermawati, F. A. (2013). Data Mining. Yogyakarta: Andi.

Hidayani, W. R. (2020). Epidemiologi. Yogyakarta: Deepublish.

Huda, A., Ardi, N., & Muabi, A. (2021). Pengantar Coding Berbasis C/C++. Padang: UNP Press.

Hussan, D. B. M. (2012). Data Mining Based Prediction of Medical Data Using K-Means Algorithm. Basrah Journal of Science, 30(1), 46–56.

Idris, R. N. (2021). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Jangkar (Skripsi). https://sipora.polije.ac.id/6401/

Jaya, T. S. (2018). Pengujian Aplikasi dengan Metode Black Box Testing Boundary Value Analysis (Studi Kasus: Kantor Digital Politeknik Negeri Lampung). Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT, 3(1), 45–48.

Kemenkes RI. (2020). Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Nyamuk-Nyamuk yang Berbahaya. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/mediakom/20220310/4239497/39497/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan untuk Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit serta Pengendaliannya (Permenkes No. 50 Tahun 2017).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021–2025. https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html

Khan, M. E., & Khan, F. (2012). A Comparative Study of White Box, Black Box and Grey Box Testing Techniques. International Journal of Advanced Computer Science and Applications, 3(6).

Komputer, W. (2010). ShortCourse Series: SQL Server 2008 Express. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Mulyani, S. (2017). Metode Analisis dan Perancangan Sistem. Bandung: Abdi Sistematika.

Nangi, M. G., Yanti, F., & Lestari, S. A. (2019). Dasar Epidemiologi. Yogyakarta: Deepublish.

Nawrin, S., Rahman, M. R., & Akhter, S. (2017). Exploring K-Means with Internal Validity Indexes for Data Clustering in Traffic Management System. International Journal of Advanced Computer Science and Applications, 8(3).

Noor, N. N. (2022). Epidemiologi Dasar: Disiplin Ilmu dalam Kesehatan Masyarakat.

Prabowo, M. (2020). Metodologi Pengembangan Sistem Informasi. Salatiga: LP2M Press IAIN Salatiga.

Rahman, A. T. (2017). Coal Trade Data Clustering Using K-Means (Case Study PT. Global Bangkit Utama). ITSMART: Jurnal Teknologi dan Informasi, 6(1), 24–31.

Rusmawan, U. (2019). Teknik Penulisan Tugas Akhir dan Skripsi Pemrograman. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sitompul, B. J. D. (2018). Peningkatan Hasil Evaluasi Clustering Davies-Bouldin Index dengan Penentuan Titik Pusat Cluster Awal Algoritma K-Means.

Syahidi, S., & Akhrian, A. (2018). Basis Data: Teori dan Praktik Menggunakan Microsoft Office Access. Yogyakarta: Deepublish.

Yendrianof, D., et al. (2022). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Yayasan Kita Menulis.

Downloads

Published

2024-02-24

How to Cite

Savira Puteri Wulandari, Ervina Rachmawati, Sustin Farlinda, & M. Choirur Roziqin. (2024). Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Penyebaran Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jember Dengan Metode K-Means Clustering. Manajemen Pelayanan Kesehatan, 2(4), 1–14. https://doi.org/10.47134/mpk.v2i4.6109

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.