Pertanggungjawaban Hukum Penjualan Kendaraan Bermotor Hasil Pencurian atau Penggelapan

Authors

  • Muhamad Akbar Fauzi Mutakin Universitas Suryakancana
  • Rusman Universitas Suryakancana
  • Aji Mulyana Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i2.5028

Keywords:

Tanggung Jawab Pidana, Kendaraan Bermotor, Pencurian, Penggelapan

Abstract

Penjualan kendaraan bermotor yang berasal dari tindak pidana pencurian atau penggelapan merupakan bentuk kejahatan yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mengganggu ketertiban umum serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum terhadap pembeli kendaraan hasil kejahatan, mengidentifikasi bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku penjualan, serta mengkaji peran aparat kepolisian dalam upaya pencegahan dan penindakan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, didukung oleh studi kepustakaan dan wawancara dengan penyidik, pelaku usaha, serta konsumen kendaraan bekas. Data dianalisis secara kualitatif dengan menelaah norma hukum yang berlaku dan praktik penerapannya dalam beberapa putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak yang menjual atau membeli kendaraan tanpa dokumen resmi, dengan harga di bawah kewajaran, atau dari sumber yang mencurigakan, dapat dikenai pertanggungjawaban pidana karena dianggap patut menduga bahwa kendaraan berasal dari tindak pidana. Ketentuan dalam peraturan hukum terbaru memberikan dasar yang lebih kuat untuk menjerat pelaku penadahan, termasuk dalam kasus kelalaian berat. Aparat kepolisian memiliki peran penting dalam upaya penindakan dan pencegahan melalui sosialisasi hukum, razia kendaraan, serta koordinasi dengan lembaga terkait dalam verifikasi legalitas kendaraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memutus mata rantai peredaran kendaraan bermotor hasil kejahatan serta mewujudkan kepastian hukum yang adil dan efektif. 

References

Baba, M. (2022). Analysis of Vehicle Collision Cases in Criminal Court following an Epileptic Fit of the Driver: A Comparative Study before and after the Enforcement of the New Law (Act on Punishment of Acts Inflicting Death or Injury on Others by Driving a Motor Vehicle, etc.). Journal of the Japan Epilepsy Society, 39(3), 489–499. ISSN 0912-0890. https://doi.org/10.3805/JJES.39.489

Buchanan, P. R. (2012). Inappropriate situational sleepiness and the law. Sleep Medicine Clinics, 7(2), 353–363. ISSN 1556-407X. https://doi.org/10.1016/j.jsmc.2012.03.014

Hamdiyah. (2024). Analisis Unsur-Unsur Tindak Pidana Pencurian: Tinjauan Hukum. Jurnal Tahqiqa, 8(1).

Hanafi, I. (2024). Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Penadahan Barang Hasil Curian Kendaraan Bermotor di Kabupaten Karawang dihubungkan dengan Teori Perspektif Sosiologis (Studi Kasus di Polres Karawang). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 4(5).

Hayes, W. C. (2007). Forensic injury biomechanics. Annual Review of Biomedical Engineering, 9, 55–86. ISSN 1523-9829. https://doi.org/10.1146/annurev.bioeng.9.060906.151946

Kusuma, Chrysta, & Asri, A. (2025). Pertanggungjawaban Pidana dalam Kasus Penggelapan: Analisis Putusan Pengadilan Negeri Bekasi No. 120/Pid.B/2019/PN.Bks. Journal of Law and Legal System, 1(1).

Liang, L. (2004). Precaution, compensation, and threats of sanction: The case of alcohol servers. International Review of Law and Economics, 24(1), 49–70. ISSN 0144-8188. https://doi.org/10.1016/j.irle.2004.03.004

Lux, L. M. (2018). The licencing of motor vehicle service centers and objective imputation in the act of vehicular traffic negligence. Revista De Derecho, 31(1), 327–345. ISSN 0716-9132. https://doi.org/10.4067/S0718-09502018000100327

Mahinano, R. (2024). Kajian Kriminologi Terhadap Aksi Pencurian Kendaraan Bermotor Roda Dua. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 3(12).

Poama, A. (2012). Dangerous instruments?. British Journal of Criminology, 52(5), 932–952. ISSN 0007-0955. https://doi.org/10.1093/bjc/azs025

Putra, P. R. F. (2024). Penegakan Hukum Terhadap Pelaku. Collegium Studiosum Journal, 7(2).

Radun, I. (2009). Fell asleep and caused a fatal head-on crash? A case study of multidisciplinary in-depth analysis vs. the court. Traffic Injury Prevention, 10(1), 76–83. ISSN 1538-9588. https://doi.org/10.1080/15389580802489252

Rudi, R. (2024). Pidana Bagi Penyewa Motor Curian. Hukumonline.com.

Siregar Arief, A. (2024). Penegakan Hukum Terhadap Penadahan Barang Hasil Curian di Polres Rokan Hilir Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Ilmu Hukum “The Juris,” VIII(2).

Sonnekus, J. (2017). Liability of the state for damage caused by lawful / Rightful conduct of state organs. Tydskrif Vir Die Suid Afrikaanse Reg, 2017(2), 225–252. ISSN 0257-7747.

Supriadi, A. (2024). Penjatuhan Pidana pada Pelaku Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan Penadahan (Studi Kasus Putusan Nomor 1659/Pid.B/2019/Pn.Plg dan Putusan Nomor 529/Pid.B/2020/Pn.Plg). JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 4(3).

Terranova, C. (2015). The medico-legal aspects of road traffic deaths in children under 5 years of age. Journal of Forensic and Legal Medicine, 36, 160–163. ISSN 1752-928X. https://doi.org/10.1016/j.jflm.2015.09.018

Utami, E. H. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Pembantu Tindak Pidana Penggelapan oleh Karyawan PT. Gita Omega Distrindo (Studi Putusan Nomor 1352/Pid.B/2021/PN.JK). Fakultas Hukum Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Venkateshiah, S. B. (2017). Legal and Regulatory Aspects of Sleep Disorders. Sleep Medicine Clinics, 12(1), 149–160. ISSN 1556-407X. https://doi.org/10.1016/j.jsmc.2016.10.002

Venkateshiah, S. B. (2018). Legal Aspects of Sleep Medicine in the 21st Century. Chest, 154(3), 691–698. ISSN 0012-3692. https://doi.org/10.1016/j.chest.2018.04.033

Downloads

Published

2025-10-20

How to Cite

Muhamad Akbar Fauzi Mutakin, Rusman, & Aji Mulyana. (2025). Pertanggungjawaban Hukum Penjualan Kendaraan Bermotor Hasil Pencurian atau Penggelapan. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(2), 10. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i2.5028

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.