The Impact of The Criminal Offence of Extortion Device: A Law Enforcement Perspective
DOI:
https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i2.5027Keywords:
Law, Information, Extortion, Criminal, TechnologyAbstract
The rapid development of information technology presents new challenges in the field of law, especially related to cyber crime. One of the most alarming forms is the attack of extortion devices (ransomware), against Indonesia's National Data Centre (PDN). This research aims to analyse the implementation of Law No. 17/2011 on State Intelligence in overcoming the crime of blackmail devices, the impact on national security, and the relevance of Law No. 1/2024 on Electronic Information and Transactions. The method used is normative juridical with an analytical approach to legislation. The results showed that ransomware fulfils the elements of a criminal offence as stipulated in the Criminal Code and the Electronic Information and Transaction Law. In addition, the role of intelligence agencies is very important in early detection and handling of cyber threats. This research confirms the importance of synergy between intelligence agencies and legal reform in dealing with evolving cyber threats
References
Ballqish Amelia Assiffa. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Bank Syariah Indonesia Dari Serangan Cybercrime. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
BRM. Yehizkia Y. Kristalia, & Indra Wisnu Wibisono. (2024). Ancaman Siber Dan Penguatan Kedaulatan Digital Indonesia Dari Perspektif Geopolitik Digital. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 83–93. https://doi.org/10.56127/jukim.v3i02.1584
Cok Rai Kesuma Putra, I Nyoman Gede Sugiartha, & I Made Minggu Widyantara. (2024). Analisis Yuridis atas Keabsahan Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembobolan Sistem Data Keamanan Komputer (Cracking). Jurnal Preferensi Hukum, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.22225/jph.5.1.8636.1-7
Diskominfo. (2022). Bangun BIN-CSIRT, Kolaborasi BSSN dan BIN Wujudkan Intelijen Sigap Negara Kuat. Diskominfo Kota Makassar.
Fikri Irfan Adristi, & Erika Ramadhani. (2024). Analisis Dampak Kebocoran Data Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS 2) Surabaya: Pendekatan Matriks Budaya Keamanan Siber dan Dimensi Budaya Nasional Hofstede. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 02(06), 196–212.
Gana Buana. (2024). Kronologi Serangan Ransomware ke PDNS, Mulai dari Tebusan USD 8 Juta hingga Kunsi Deskripsi Gratis. Media Indonesia.
Gilang Ramadhan. (2023). Perlindungan Hukum Bagi Korban Ransomware Wannacry Tindak Pidana Ransomware. Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.11111/dassollen.xxxxxxx
Intan Rakhmayanti Dewi. (2024). BSSN: Pusat Data Nasional Diserang, Pelaku Minta Rp 131 Miliar. CNBC Indonesia.
Muhamad Haripin. (2022). Intelijen dan Keamanan Nasional di Indonesia Pasca Orde Baru. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Muhammad Irfan Hilmy, & Rama Halim Nur Azmi. (2021). Konstruksi Pertahanan dan Keamanan Negara terhadap Perlindungan Data dalam Cyberspace untuk Menghadapi Pola Kebiasaan Baru. Jurnal Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, 9(1), 114–124.
Nezar Patria, Riant Nugroho, Hokky Situngkir, I Nyoman Adhiarna, & Dewi Ratih Kamillah. (2024). Satu Dekade Pembangunan Digital Indonesia. In Satu Dekade Pembangunan Digital Indonesia. PT. Sarana E-Commerce Nusantara.
Salomon A.M. Baby. (2021). Ancaman Perang Siber di Era Digital dan Solusi Keamanan Indonesia. Jurnal Oratio Directa, 3(1), 425–442.
Suci Wahyuning Robbi. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Ransomware Dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan. Universitas Jambi.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1964 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Yohanes. (2024). Reverse Engineering Ransomware Brain Cipher Penyerang Pusat Data Nasional.
Zulfikar Hardiansyah. (2024). Kronologi Serangan Ransomware ke PDN dan Penanganannya yang Tak Kunjung Selesai. Kompas.Com.




