Politik Uang dan Dana Kampanye pada Pemilu Legislatif Indonesia 2019: Ancaman dan Dampak Politik Uang terhadap Keterwakilan Demokratis
Keywords:
Politik Uang, Pemilu Legislatif, Legitimasi Kekuasaan, Keterwakilan Demokratis, Teori TransaksionalAbstract
Di Indonesia, praktik politik menggunakan uang dalam pemilihan umum, terutama pada Pemilu Legislatif 2019, telah berkembang menjadi masalah penting yang mengancam kualitas demokrasi dan prinsip keterwakilan rakyat. Dengan menggunakan teori transaksional dan relasi kuasa sebagai kerangka analisis, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak politik uang terhadap legitimasi kekuasaan dan keputusan pemilih. Penelitian ini menyelidiki literatur secara menyeluruh dan menemukan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap banyaknya praktik politik uang. Faktor-faktor ini termasuk ketidaksetaraan ekonomi, penegakan hukum yang lemah, dan sistem pemilu yang memungkinkan transaksi politik. Studi menunjukkan bahwa praktik politik yang melibatkan uang tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga menyebabkan ketidakadilan dalam proses demokrasi, di mana imbalan finansial memengaruhi suara pemilih lebih daripada pertimbangan logis tentang visi dan program calon legislatif.
Kata Kunci : Politik Uang, Pemilu Legislatif, Legitimasi Kekuasaan, Keterwakilan Demokratis, Teori Transaksional
References
Aspinall, E., & Sukmajati, M. (2015). Politik uang di Indonesia: Patronase Dan Klientelisme Pada Pemilu legislatif 2014. Research Centre for Politics and Government, Department of Politics & Government, Fisipol UGM.
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Semarang. (2023). Fenomena politik uang dalam pemilu dan pilkada: Memahami pengertian, jenis dan dampaknya. Bawaslu Kabupaten Semarang. https://semarangkab.bawaslu.go.id/berita/fenomena-politik-uang-dalam-pemilu-dan-pilkada-memahami-pengertian-jenis-dan-dampaknya
Churniawan, E. (2024). Dinamika Money Politics di Masyarakat: Perspektif Relasi Kuasa (pdf) | Paperity. Paperity.org. https://paperity.org/p/353939516/dinamika-money-politics-di-masyarakat-perspektif-relasi-kuasa
Delmana, L. P. (2020). PROBLEMATIKA DAN STRATEGI PENANGANAN POLITIK UANG PEMILU SERENTAK 2019 DI INDONESIA. Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.46874/tkp.v1i2.61
DENDY LUKMAJATI. (2016). PRAKTEK POLITIK UANG DALAM PEMILU LEGISLATIF 2014 (Studi Kasus di Kabupaten Blora). DOAJ (DOAJ: Directory of Open Access Journals). https://doi.org/10.14710/politika.7.1.2016.138-159
Hermanto, R. (2020). PROBLEMATIKA PELAPORAN DANA KAMPANYE PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019. Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.46874/tkp.v1i2.85
Muhtadi, B. (2023,). VOTES FOR SALE Klientelisme, Defisit Demokrasi, dan Institusi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Website Resmi. https://uinjkt.ac.id/en
Muzaki, A. F. (2024). Praktik Politik uang Meningkat Pasca Pemilu Serentak. Rumah Pemilu. https://rumahpemilu.org/praktik-politik-uang-meningkat-pasca-pemilu-serentak/
Setiawan, H. (2014). Dana Kampanye Pemilu yang Mahal, Sebuah Konsekuensi Logis atas Berlangsungnya Demokrasi Hari Ini. Gema Keadilan, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.14710/gk.2014.3625
Sjafrina, A. G. P. (2019). Dampak Politik Uang Terhadap Mahalnya Biaya Pemenangan Pemilu dan Korupsi Politik. Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS, 05(1). https://doi.org/10.32697/integritas.v5i1.389
Yusuf, A., Respaty Namruddin, Mirfan Mirfan, Jumarlis, M., & Fachrur Razy Mahka. (2024). POLITIK UANG DALAM PEMILU DAN PEMILIHAN. Indonesian Journal of Legality of Law, 7(1), 104–108. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i1.534
Yusuf Humaidi. (2017). Politik uang dan perilaku politik: Studi terhadap perilaku pemilih dalam pemilihan umum legislatif 2014 di Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan. Uinjkt.ac.id. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42121
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dulce Reika Ula Yumna, Muhammad Ikhsan Ananta, Andini Nathania Putri, Anggrelita Mutiara Salsabila Dewi, Fauzan Ramdani Ahmad, Restu Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



