Gambaran Subjective Well-Being pada Siswa SMK Airlangga Sidoarjo

Authors

  • Syafira Devi Anita Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Widyastuti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.47134/jpkm.v1i1.4964

Keywords:

Kuantitatif Deskriptif, Siswa SMK Airlangga Sidoarjo, Subjective Well-Being

Abstract

Penelitian ini didorong dengan maraknya siswa SMA/SMK yang melakukan pelanggaran, dimana ini menjadi fenomena yang ditemukan dari survei awal bahwa siswa sering izin hingga membolos saat Sekolah maupun PKL di tempat magang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini siswa SMK Airlangga Sidoarjo dengan jumlah 323 siswa. Penentuan sampel dengan tabel Krejcie dan Morgan dengan kesalahan 5% sehingga jumlah sampel 175 siswa, teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Variabel penelitian ini adalah subjective well-being. Penelitian diukur menggunakan skala yang mengacu pada teori Diener&Watson. Berdasarkan aspek-aspek subjective well-being, afeksi positif, afeksi negatif dan kepuasan hidup. Skala PANAS (The Positive and Negative Affect Schedule) yang dikembangkan Watson dan skala Satisfaction with Life Scale (SWLS) yang dikembangkan Diener. Keduanya diadaptasi Pratiwi dengan hasil analisis uji coba skala subjective well-being menunjukkan dari 25 aitem pernyataan menjadi 18 aitem valid.  Skala ini diadopsi oleh peneliti dengan nilai reliabilitas skala PANAS dan skala (SWLS) lebih besar dari rtabel (0,148). skala PANAS memiliki reliabilitas 0,787 > 0,148 dan skala (SWLS) memiliki reliabilitas 0,748 > 0,148 dihitung menggunakan bantuan SPSS 26, sehingga setiap butir pertanyaan pada skala bersifat reliabel. Hasil penelitian ditemukan 36 siswa (21%) memiliki tingkat Subjective well-being kategori tinggi, 111 siswa (63%) memiliki tingkat Subjective well-being sedang, dan 28 siswa (16%) memiliki tingkat Subjective well-being rendah. Dari hasil tersebut diketahui bahwa tingkat subjective well-being siswa SMK Airlangga tergolong sedang.

References

A’yun, M. Q., Tentama, F., & Situmorang, N. Z. (2020). Gambaran subjective well being pada remaja perempuan di pondok pesantren. Temu Ilmiah Psikologi Positif I. Seminar Dan Call for Paper “ Positive Psychology in Dealing with Multigeneration”.

Universitas Pertamina Jakarta, 4.

Agung, G. (2018). Lancar Menggunakan SPSS untuk pemula. PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO.

Aini, H. (2023). Hubungan Self-Construal dengan Subjective Well-Being Pada Siswa Prasejahtera. Departemen Bimbingan Dan Konseling, 7(3), 23524–23531.

Anugra, M., Dharmayana, I. W., & Sholihah, A. (2021). Studi Desktiprif Tingkat Subjetive Well Being Siswa Sma Negeri Dan Swasta Di Kota Bengkulu. Triadik, 19(2), 18–25. https://doi.org/10.33369/triadik.v19i2.16456

Azwar, S. (2015). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi II). Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi (Edisi II).

Dewi, L., & Nasywa, N. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 1(1), 54. https://doi.org/10.26555/jptp.v1i1.15129

Here, S. V., & Priyanto, P. H. (2014). Subjective Well-Being Pada Remaja Ditinjau Dari Kesadaran Lingkungan. Psikodimensia, 13(1), 10–21.

Mahayasih, K. A. W., Anakaka, D. L., & Amseke, F. V. (2020). Subjective Well-Being Siswa SMA Jurusan IPA dan IPS. Journal of Health and Behavioral Science, 2(2), 80–87. https://doi.org/10.35508/jhbs.v2i2.2194

Mardhatillah, R., & Ningsih, Y. T. (2023). Kontribusi Dimensi Celebrity Worship TerhadapSubjective Well-Being Pada Mahasiswa K-Popers Universitas Negeri Padang. IJESPG Journal, 1(3), 96–106.

Nanda, A., & Widodo, P. B. (2015). Efikasi diri ditinjau dari school well-being pada siswaSekolah Menengah Kejuruan Di Semarang. Jurnal Empati, 4(4), 90–95.

Nuraripiniati, N., Sabriani, I., Psikologi, B. P., & Psikologi, F. (2020). Pengaruh Iklim Sekolah terhadap Subjective Well Being Siswa SMP di Kota Bandung. Prosiding Psikologi, 1–6.

Pramudita, R. (2018). Hubungan antara Self-Efficacy dengan Subjective Well-Being padaSiswa SMA Negeri 1 Belitang. Psychology Forum UMM, ISBN, 978–979.

Prasetyo, A. (2017). Subjective Well-Being pada Siswa SMP yang Membolos di Surakarta.Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(1), 51–66.

Putra, E. A. (2015). Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar Se-Kelurahan KalumbukPadang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(3), 71–76.

Ramadhan, A. N., & Soenarto, S. (2015). Pengaruh Persepsi Siswa Terhadap Faktor-FaktorYang Mempengaruhi Prestasi Belajar Teori Kejuruan Siswa Smk. Jurnal Pendidikan Vokasi, 5(3), 297. https://doi.org/10.21831/jpv.v5i3.6485

Ramadhani, A. F., & Hariko, R. (2022). Subjective Well-Being siswa pengguna Tiktok berdasarkan perbedaan intensitas penggunaan. Counseling and Humanities Review, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.24036/000483chr2022

Ramadhani, G. D. (2018). Hubungan Antara Kebersyukuran Dan Subjective Well- Being Pada Pekerja Proyek Bangunan (Vol. 120, Issue 1).

Rizki, T. W., Saripah, I., & Hafina, A. (2022). Subjective Well-Being Profile of Students at SMA Negeri 9 Bandung. Guidance and Counseling International Conference,1(December), 135–138.

RUBIATIN, N. (2018). Subjective Well Being Pada Mentor Anak Juara. Jurusan Psikologi Islam, 2(1), 1–13.

Rulanggi, R., Fahera, J., & Novira, N. (2021). Faktor-faktor yang Memengaruhi Subjective Well-Being pada Mahasiswa. Seminar Nasional Psikologi Dan Ilmu Humaniora (Senapih), 1(1), 406–412.

Setiani, M. (2022). Hubungan Antara Self Compassion Dan Peer Group Influence Dengan Subjective Well- Being Pada Mahasiswa Yang Mengikuti Pembelajaran Daring (Issue8.5.2017).

Sudaryono, Elmanda, V., Purba, A. E., Ayu Sanjaya, Y. P., & Julianingsih, D. (2022). Efektivitas Program Magang Siswa SMK di Kota Serang Dengan Menggunakan Metode CIPP di Era Adaptasi New Normal Pandemi Covid-19. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 3(1), 5–15. https://doi.org/10.34306/abdi.v3i1.565

Sulsani, I., & Alwi, M. A. (2023). Subjective Well-Being di Sekolah dan Student Engagement pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 2(4).

Ulfah, D. (2021). Perbedaan Subjective Well-Being Menghadapi Perkuliahan Sistem Daring Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Mahasiswa Uin Ar-Raniry Banda Aceh.136.

Downloads

Published

2025-09-26

Issue

Section

Articles