Hubungan antara Kebersyukuran dan Stres Kerja pada Driver Gojek di Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpkm.v1i1.4963Keywords:
Kebersyukuran, Stres Kerja, Pengemudi GojekAbstract
Stres pekerjaan adalah salah satu permasasalahan yang dialami oleh individu terkait dengan profesi yang dialami dimana tidak jarang hal tersebut memberikan dampak kepada performa kerja dari pekerja tersebut. Tujuan Penelitian adalah mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan stres kerja pada driver Gojek di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah driver Gojek yang berada di Sidoarjo dengan total jumlah 2123. Penentuan sampel menggunakan tabel isaac Michael dengan taraf kesalahan 5% sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 297 driver. Variabel dalam penelitian ini kebersyukuran dan stres kerja. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan skala penyusunan psikologi model skala Likert untuk skala kebersyukuran dan stres kerja. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa ada hubungan negatif antara kebersyukuran dan stres kerja pada driver Gojek di Sidoarjo. Uji statistika korelasi product moment, yang digunakan dengan Windows SPSS 26.0, digunakan untuk menganalisis data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kebersyukuran memiliki korelasi negatif yang signifikan dengan stres kerja r = -0,320 dan nilai p = 0,001 dimana 0,001 < 0,005, jadi kebersyukuran menurunkan stres kerja dan sebaliknya.
References
Barmawi dkk. (2018). Kebersyukuran dan Stres Kerja Petugas Penjaga Rumah Tahanan (Rutan). Jurnal Psikologi AN-NAFS, 13(2), 45–54.
Bayuaji, B. (2021). Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Pengemudi Gojek Salatiga selama Pandemi COVID-19. Psyche 165 Journal, 14(4), 333–338. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v14i4.129.
Ciamas, E. S., Siahaan, R. F. B., Vincent, W., Rudy, & Arwin. (2019). Analisis Stress KerjaPada PT . Gunung Permata Valasindo Medan. Sainteks, 1, 75–78.
Emmons, R. A., & Stern, R. (2013). Gratitude as a Psychotherapeutic Intervention. Journal of Clinical Psychology, 69(8), 846–855.
Fahmi, S. (2016). PENGARUH STRESS KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA PT . OMEGA MAS PASURUAN Syaifuddin Fahmi. Ekonomi Modernisasi, 3, 107–116. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21067/jem.v12i3.1462
Fitch-Martin, A. (2015). Gratitude and Health : a Brief Intervention To Reduce. Dissertation.
Hakim, D. D. (2019). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stress Kerja Pada Fotografer
di Yoyakarta.
Hapsari, V. C., Sovitriana, R., & Santosa, A. D. (2021). Stress Pada Pengemudi Ojek Online Di Pandemic Covid-19 Masa New Normal Di Jakarta. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 5(1), 30–38.
Haryanto, H. C., & Kertamuda, F. E. (2016). Syukur dalam sebuah pemaknaan. InSight, 18(2), 2548–1800.
Kumar, D. P., Verma, D. H., & Dube, D. P. (2019). “Moderating role of the gender andreligiosity on the relationship between Gratitude and Stress.” International Journal of Innovative Technology and Exploring Engineering, 8(9), 1670–1676.
https://doi.org/10.35940/ijitee.i8094.078919
Lee, J.-Y., Kim, S.-Y., Bae, K.-Y., Kim, J.-M., Shin, I.-S., Yoon, J.-S., & Kim, S.-W. (2018). The association of gratitude with perceived stress and burnout among male firefighters in Korea. Personality and Individual Differences, 123, 205–208.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.paid.2017.11.010
Leguminosa, P., Nashori, F., & Rachmawati, M. A. (2017). Pelatihan Kebersyukuran Untuk Menurunkan Stres Kerja Guru di Sekolah Inklusi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan,5(2 SE-Articles), 186–201. https://doi.org/10.22219/jipt.v5i2.4563
Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., Nadya, R., Psikologi, F., Putih, C., Psikologi, F., & Indonesia, U. (2015). MENGUKUR RASA SYUKUR: PENGEMBANGAN MODEL AWAL SKALA BERSYUKUR VERSI INDONESIA. Psikologi Ulayat, 2(2), 473–496.
Mahendra, Y. I., Setiawan, D., Fawwazir, A. H., Ratna, D., & Zahra, M. U. (2022). Analisis pengaruh stress kerja terhadap ojek online di Kota Medan. Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(4), 246–252.https://doi.org/https://doi.org/10.55904/nautical.v1i4.293
Miftahurrahman. (2018). HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA GURU HONORER.
Nezlek, J. B., Krejtz, I., Rusanowska, M., & Holas, P. (2019). Within-Person Relationships
Among Daily Gratitude, Well-Being, Stress, and Positive Experiences. Journal of Happiness Studies, 20(3), 883–898. https://doi.org/10.1007/s10902-018-9979-x
Permana, Y. (2016). HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN STRES KERJA KARYAWAN BUMN PERTAMBANGAN (Vol. 000).
Perwira, L. T., & Hidayat, M. (2021). Memahami Dinamika Bekerja dalam Ketidakpastian:Tinjauan Fenomenologis Pengalaman Bekerja Pengemudi Ojek Online. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 249–266. https://doi.org/10.15575/psy.v7i2.7995
Pratama, A., Prasamtiwi, N. G., & Sartika, S. (2015). KEBERSYUKURAN DAN KEPUASANHIDUP PADA TUKANG OJEK. Jurnal Psikologi, 8(1), 41–45.
Putra, N. S. (2021). Korelasi Sikap Narima Ing Pandhum Dengan Subjective Well-Being Driver Gojek di Daerah Kemiri Salatiga.
Rahmadina, S. (2022). Determinan Stres Kerja Pada Pengendara Ojek Online di Jabodetabek. Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia, 1(2), 72–82.
Ritonga, S. R. (2019). Faktor-Faktor Stres Kerja Pada Karyawan PT. LNK Cabang Stabat.Jurnal Diversita, 5(1), 37–42. https://doi.org/10.31289/diversita.v5i1.2266
Siregar, T. T. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJAPADA PENGENDARA GO-JEK COMMUNITY MEDAN TAHUN 2018. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA.
Slamet, E. D. (2020). KEBERSYKURAN PADA TUKANG OJEK DI MASA PANDEMI COVID-19.
Wibowo, S. A., & Handayani, A. (2020). Hubungan antara Dukungan Sosial dan Beban Kerja dengan Stress Kerja pada Mitra Pengemudi Ojek Online di Komunitas Gojek X. Prosiding Berkala Psikologi, 2(November), 185–196.
Widiatmoko, S. A. (2022). HUBUNGAN KEPRIBADIAN HARDINESS (HARDINESS PERSONALITY) DAN KEBERSYUKURAN TERHADAP STRES KERJA DI MASA NEW NORMAL PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE. UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA.


