Optimasi Pematahan Dormansi Benih Bawang Daun (Allium Fistulosum L.) Dengan Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami
DOI:
https://doi.org/10.47134/callus.v3i4.3929Keywords:
Bawang Daun, Pematahan Dormansi, ZPT AlamiAbstract
Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini memiliki nilai gizi yang baik, seperti kandungan vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui optimasi pematahan dormansi benih bawang daun dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami serta konsentrasi ZPT alami dapat meningkatkan vigor benih bawang bawang daun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan Rancangan Acak Kelompok non faktorial yang tersusun atas 10 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yakni sebagai berikut: CU= Tanpa perlakuan, Bawang merah dalam 3 taraf : (C1=15 ml/L), (C2 = 30 ml/L), (C3 = 45 ml/L), Air kelapa, dalam 3 taraf : (C4 = 150 ml/L), (C5 = 200 ml/L), (C6 = 250 ml/L), Keong mas, dalam 3 taraf : (C7 = 15 ml/L), (C8 = 30 ml/L), (C9 = 45 ml/L). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan C2 (ekstrak bawang merah 30 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada panjang akar bibit bawang daun
References
Ajar, S. (2015). Pengaruh Konsentrasi Air Kelapa dan Lama Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Padi (Oryza sativa L.) Kadaluarsa (Skripsi, Universitas Teuku Umar).
Amartani, K. 2019. Respon Perkecambahan Benih Jagung (Zea mays L.) pada Kondisi Cekaman Garam. Jurnal Agrosainstek, 3(1), 9-14.
Arda, M., Suwirmen dan Z. A. Noli, 2014. Pengurangan Masa Stratifikasi dengan Penambahan Hormon GA3 pada Perkecambahan Benih Stroberi. Jurnal Biologi Universitas Andalas, Vol. 3, No. 4, Hal. 296-302, Desember 2014. ISSN : 2303-2162.
Ardiana, M., Advinda, L. (2022). The Ability of Fluorescent Pseudomonad to Produce Indole Acetic Acid (IAA). Serambi Biologi, 7(1), 59-64.
Asra, R., Samarlina, R. A., & Silalahi, M. (2020). Hormon Tumbuhan. UKI Press
Dewi, W. K., Isnaini, S., Khasbullah, F., Yatmin, Y., & Syafiuddin, S. (2022). Respons Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Akibat Pemberian pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Berbagai Dosis Yang Diaplikasikan Pada Berbagai Waktu. Jurnal Agrotek Tropika, 10(4), 585. https://doi.org/10.23960/jat.v10i4.6275.
Dharma, I. P. E. S., S. Samudin dan Adrianton, 2015. Perkecambahan Benih Pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan Metode Skarifikasi dan Perendaman Zpt Alami. e-Jurnal Agrotekbis, Vol. 3, No. 2, Hal. 158 - 167, April 2015. ISSN : 2338-3011.
Fatimah, S. N. 2018. Efektifitas Air Kelapa dan Leri terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Bromelia (Neoregelia carolinae) pada Media yang Berbeda. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Fera, A. R., Sumartono, G., & Tini, E. W. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Pada Jarak Tanam Dan Pemotongan Bibit Yang Berbeda. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 19(1), 11. https://doi.org/10.25181/jppt.v19i1.1394
Ilyas S. 2012. Ilmu dan Teknologi Benih: Teori dan Hasil-Hasil Penelitian. Bogor: IPB Press. 138 hlm
Mansur, I., & Baihaqi, M. R. (2022). Pengaruh Pemberian Kompos Terhadap Pertumbuhan Bibit Ylang-Ylang (Cananga odorata forma genuine). Jurnal Silvikultur Tropika, 13(2), 140–147
Mayura, Y. (2016). Pengaruh pemberian air kelapa dan frekuensi pemberian terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum). Bul.Littro, 27(2), 123–128.
Paelongan, H., Malau, M., Semahu, H. (2023). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.) sebagai Zat Pengatur Tumbuh pada Benih Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 11(3), 185-196.
Pancaningtyas, S., T. I. Santoso dan Sudarsiatno. 2014. Studi Perkecambahan Benih Kakao Melalui Metode Perendaman. Jurnal Pelita Perkebunan, 30(3), 190-197.
Puspitaningtyas, I., Anwar, S., & Karno, K. (2018). Perkecambahan benih dan pertumbuhan bibit jarak pagar (Jatropha curcas Linn.) dengan invigorasi menggunakan zat pengatur tumbuh pada periode simpan yang berbeda. Journal of Agro Complex, 2(2), 148. https://doi.org/10.14710/joac.2.2. 148-154
Rahwawati, N.E., T.K. Suharsi, M. Surahman. 2016. Pengusangan cepat fisik serta penyimpanan benih Koro Pedang. (Canafalia ensiformis (L.) DC.) mengunakan ruang simpan dan kemasan yang berbeda. Bul. Agrohorti.4(3):327- 335.
Rusmin, D., Suwarno, F. C., & Darwati, I. (2020). Pengaruh Pemberian Ga 3 Pada Berbagai Konsentrasi Dan Lama Imbibisi Terhadap Peningkatan Viabilitas Benih Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.). Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 17 (3), 89-94.
Tampinongkol, C. L., Tamod, Z., & Sumayku, B. (2021). Ketersediaan Unsur Hara Sebagai Indikator Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Agri-Sosioekonomi, 17, 711–718.
Wasonowati, C., S. Suryawati dan A. Rahmawati. 2013. Respon Dua Varietas Tanaman Selada (Lactuca sativa L) terhadap Macam Nutrisi pada Sistem Hidroponik.Agrovigor, Volume 6 No 1.
Widajati E., Murniati E., Palupi E. R., Kartika., Suhartanto M. R., Qodir A., 2013. Dasar-Dasar Ilmu dan Teknologi Benih. IPB Press. 168 Hal.
Yunindanova, M. B., Budiastuti, Mt. S., & Purnomo, D. (2018). The analysis of endogenous auxin of shallot and its effect on the germination and the growth of organically cultivated melon (Cucumis melo). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 215, 012018. https://doi.org/10.1088/1755-1315/215/1/012018.
Zakia, A., Ulum, M. B., Iriany, A., & Zainudin, A. 2021. Modifikasi Teknik Invigorasi untuk Meningkatkan Viabilitas dan Vigor Benih Jagung Manis (Zea mays Sacharata L.). Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 5(1), 50–60. https://doi.org/10.25047/agriprima.v5 i1.383
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Della Amalia Romadoni, Insan Wijaya, Bejo Suroso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

