Strategi Pengembangan Atraksi Seni Tari Jaipong Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kampung Tematik Ranca Indah Serpong Tangerang Selatan

Authors

  • Sandra Mudita Tanumihardjo Universitas Pradita
  • Chan Michael Raditya Universitas Pradita
  • Lianny Pangesa Universitas Pradita
  • Joseph Denny Radaza Ong Universitas Pradita
  • Budi Setiawan Universitas Pradita

DOI:

https://doi.org/10.47134/pjpp.v3i2.5800

Keywords:

Atraksi Budaya, Daya Tarik Wisata, Kearifan Lokal, Kampung Wisata, Tari Jaipong

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus melestarikan budaya lokal. Kampung Wisata Tematik Ranca Indah di Serpong, Tangerang Selatan memiliki potensi budaya berupa seni Tari Jaipong yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Namun, sejak pandemi COVID-19, kegiatan wisata dan aktivitas seni di kawasan tersebut mengalami penurunan sehingga Tari Jaipong tidak lagi berjalan secara rutin dan belum dimanfaatkan secara optimal sebagai atraksi wisata budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan atraksi seni Tari Jaipong sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan lokal di Kampung Wisata Tematik Ranca Indah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Jaipong masih dipertahankan melalui kegiatan latihan komunitas dan pertunjukan pada acara sosial masyarakat. Selain itu, keberadaan rumah tua yang masih dipertahankan oleh warga juga menjadi bagian dari identitas budaya kawasan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara seni pertunjukan tradisional dan unsur budaya fisik memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai atraksi wisata budaya yang memberikan pengalaman autentik bagi wisatawan. Pengembangan wisata budaya di Kampung Wisata Tematik Ranca Indah memerlukan keterlibatan masyarakat, pengelolaan yang lebih terstruktur, serta dukungan promosi agar potensi budaya lokal dapat terus dilestarikan dan menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan

References

Afrianto, M. T., Harsana, L. C., Justin, L., Jefferson, L. G., & Setiawan, B. (2024). Program pelatihan sumber daya manusia di Desa Wisata Angsana, Desa Setu, Kabupaten Bogor. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora, 3(3), 216–223. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i3.4111

Andiansyah, F., Gundahara, G., & Zulkarnaen, D. (2024). Daya tarik budaya lokal dan keunikan objek wisata: Strategi media sosial dalam meningkatkan minat wisatawan ke Aceh Tenggara. J-FINE: Journal of Finance, Business and Economics, 2(2), 58–71. https://doi.org/10.57176/jfine.v2i2.32

Anggrismono, & Aviva, L. A. M. (2023). Dampak sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 9(1), 83–93. http://dx.doi.org/10.35906/jep.v9i1.1437

Askodrina, H. (2021). Penguatan Kecerdasaan Perspektif Budaya Dan Kearifan Lokal. Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 16(1), 619-623. https://doi.org/10.55558/alihda.v16i1.52

Cahyani, S. D., Astuti, W., & Putri, R. A. (2020). Kampung tematik sebagai elemen primer kegiatan wisata perkotaan di Surakarta. Desa-Kota, 2(2), 117–129. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v2i2.31442.117-129

Citrawati, A. A. I. A., Nurmalena, N., Oktavianus, O., & Hardi, H. (2025). Transformasi seni tari tradisional dalam konteks modern: Studi analisis bentuk, fungsi, dan representasi budaya. Journal of Authentic Research, 4(2), 2305–2319. https://doi.org/10.36312/sv2a1w10

Eva, C., et al. (2024). Analisis potensi kearifan lokal sebagai daya tarik utama desa wisata Kampuang Minang. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan. https://doi.org/10.55606/jempper.v4i2.4557

Fadilla, H. (2024). Pengembangan sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah di Indonesia. BENEFIT: Journal of Business, Economics, and Finance, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.31080/BENEFIT.v2i1.375

Gabriella, A., Austin, P., Candra, A. C., Nathanael, M., & Setiawan, B. (2024). PkM (Pengabdian kepada masyarakat): Pengembangan paket wisata di Desa Angsana, Setu, Jasinga, Bogor, Jawa Barat. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora, 3(3), 224–232. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i3.4126

Hanafi, M. (2024). Community based tourism dalam pengembangan desa wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 95-112. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745

Hidayat, T., Rahmadilla, R., Ratuku, G. A., & Adiscallysta, M. K. (2024). Analisis daya tarik wisata pada Museum Gedung Sate. Manajemen dan Pariwisata, 3(2), 208-218. https://doi.org/10.32659/jmp.v3i2.374

Kurniasari, K. K., Hidayah, A. N., & Ilmawan, K. F. (2023). Analisis perubahan perilaku wisatawan post era pandemi COVID-19 sebagai strategi pariwisata berkelanjutan: Studi literatur. Journal of Research on Business and Tourism, 3(2), 108–120. https://doi.org/10.37535/104003220234

Maharani, N. K. Y., Maharani, A. A. I. N., Novilianti, N. P., & Putri, K. D. T. (2025). Cultural tourism business management: A fair and sustainable strategy based on local participation and digital innovation for Indonesia's cultural image. JMHI: Journal Management and Hospitality, 2(2), 36–43. https://doi.org/10.61857/jmh.v2i2.182

Maria, G. A. R. (2024). Desa wisata berbasis kearifan lokal: Peluang dan tantangan sosial dalam konteks pembangunan daerah Kudus. Jurnal Ekspos. https://doi.org/10.31219/osf.io/21456

Mauliddina, R. N., Adiatma, D., & Resmisari, N. A. (2025). Strategi pengembangan atraksi wisata di Kampung Bareto sebagai wisata budaya dan edukasi berbasis wisata minat khusus. Jurnal Industri Pariwisata, 8(1), 76-88. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v8i1.2929

Nofiyanti, F., Adawiyah, R., & Pusparani. (2024). Pemetaan wisata heritage sebagai kearifan lokal berbasis atraksi budaya di Kabupaten Kuningan. IKRAITH-Humaniora. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v9i3.5421

Prayudi, M. A. (2021). Peranan Kesenian Terhadap Pengembangan Pariwisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Nusantara, 4(2), 7–13. https://doi.org/10.63986/nsn.v4i2.33

Putri, N. G. A. E., & Sanjiwani, P. K. (2021). Kontribusi pertunjukan seni tari tradisional sebagai atraksi wisata terhadap kesejahteraan masyarakat lokal Desa Adat Ubud. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(2), 450–457. https://doi.org/10.24843/jdepar.2021.v09.i02.p25

Rayani, A. F., et al. (2025). Makna tari tradisional dalam konteks pariwisata budaya. Jurnal Ilmiah Psikologi. https://doi.org/10.37278/jipsi.v7i2.1418

Reza, R. K. A., & Murdana, I. M. M. (2023). Kajian potensi desa wisata sebagai daya tarik wisata alternatif di Lombok Tengah. Journal of Mandalika Review, 2(2). https://doi.org/10.55701/mandalika.v202.88

Saputra, P., et al. (2023). Pengembangan pariwisata budaya lokal dengan inovasi dan peningkatan daya tarik wisata di Kampung Caping. Community Development Journal. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i2.26638

Simarmata, V. W., Manullang, Y. M., & Sembiring, J. A. B. (2025). Analisis Makna Dalam Tari Jaipong Sebagai Ekspresi Budaya Sunda. LAPAK JURNAL.

Sorenggani, N., Murianto, M., & Ariyogi, D. (2024). Pengelolaan atraksi wisata budaya di Kampung Wisata Sasak Ende. Journal of Responsible Tourism. https://doi.org/10.47492/jrt.v4i2.3650

Suryadmaja, G. (2025). Potensi seni Gendang Beleq dalam penguatan pariwisata di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Journal of Modern Social and Humanities, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.71094/jmsh.v1i1.42

Ulum, S., & Dewi, S. A. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Gamplong. Jurnal Manajemen Publik Dan Kebijakan Publik, 3(1), 14–24. https://doi.org/10.36085/jmpkp.v3i1.1408

wijayanto, wasis, Zumala, A. S., & Aryani, D. S. (2024). Keterkaitan Seni Tari dan Seni Musik dalam Tari Jaipong Keser Bojong. Tambuleng, 5(2), 50–60. https://doi.org/10.37304/jt.v5i2.19469

Wardani, S., & Syarifuddin, D. (2024). Nilai kearifan lokal rasi di Kampung Cireundeu sebagai daya tarik wisata. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya. https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v5i2.1428

Wirawan, P. E. (2025). Pariwisata berbasis kearifan lokal di Desa Wisata Ubud: Antara komersialisasi dan pelestarian budaya. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 30(2), 249–262. https://doi.org/10.30647/jip.v30i2.1891

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Sandra Mudita Tanumihardjo, Chan Michael Raditya, Lianny Pangesa, Joseph Denny Radaza Ong, & Budi Setiawan. (2026). Strategi Pengembangan Atraksi Seni Tari Jaipong Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kampung Tematik Ranca Indah Serpong Tangerang Selatan. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 3(2), 1–12. https://doi.org/10.47134/pjpp.v3i2.5800

Issue

Section

Articles