Peningkatan Konsentrasi Belajar Siswa SMK melalui Psikoedukasi Mindfulness dengan Pendekatan Self-compassion
DOI:
https://doi.org/10.47134/pjp.v3i1.5062Keywords:
Mindfulness, Self-Compassion, Psikoedukasi, Konsentrasi Belajar, PendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi psikoedukasi mindfulness dengan pendekatan self-compassion dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas XI Seni Musik 2 SMKN 12 Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil asesmen awal yang menunjukkan bahwa 52% siswa memiliki tingkat konsentrasi belajar yang rendah, dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi rendah dan tekanan emosional, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, melibatkan 31 siswa sebagai subjek. Intervensi dilakukan melalui kegiatan psikoedukasi mindfulness yang melatih kesadaran penuh dan penerimaan diri secara positif. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai Z = −3,604 dengan p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Sebanyak 64,5% siswa mengalami peningkatan skor konsentrasi belajar setelah intervensi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa psikoedukasi mindfulness dengan self-compassion efektif membantu siswa mengelola stres, meningkatkan fokus, serta membangun sikap penerimaan diri yang positif terhadap tantangan belajar.
References
Amin, N. (2020). Pengaruh lingkungan belajar terhadap konsentrasi belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 12(2), 87–96.
Aunurrahman. (2014). Belajar dan pembelajaran. Alfabeta.
Azwar, S. (2013). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.
Bluth, K., & Eisenlohr-Moul, T. A. (2017). Response to a mindful self-compassion intervention in teens: A within-person association of mindfulness, self-compassion, and emotional well-being. Mindfulness, 8(6), 1339–1349. https://doi.org/10.1007/s12671-017-0702-6
Brown, K. W., & Ryan, R. M. (2003). The benefits of being present: Mindfulness and its role in psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 84(4), 822–848. https://doi.org/10.1037/0022-3514.84.4.822
Cowand, J., Brown, A., & Langer, E. (2024). Self-compassion is associated with improved well-being in university students. Mindfulness, 15(3), 411–422. https://doi.org/10.1007/s12671-024-02211-3
Crego, A., Yela, J. R., & García-Campayo, J. (2025). Long-term effectiveness of the Mindful Self-Compassion (MSC) programme: A 12-month follow-up study. Frontiers in Psychology, 16, 1–12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1426751
Dimyati, & Mudjiono. (2009). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.
Egan, H., O’Hara, C., Cook, A., & Mantzios, M. (2021). Mindfulness, self-compassion, and resilience as protective factors for psychological wellbeing during COVID-19. Personality and Individual Differences, 168. https://doi.org/10.1016/j.paid.2020.110422
Fadillah, N., Pramudiyan, D., & Sari, A. (2023). Faktor penyebab rendahnya konsentrasi belajar siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(1), 45–56.
Ferrari, M., Hunt, C., Harrysunker, A., Abbott, M. J., Beath, A. P., & Einstein, D. A. (2019). Self-compassion interventions and psychosocial outcomes: A meta-analysis of RCTs. Mindfulness, 10(8), 1455–1473. https://doi.org/10.1007/s12671-019-01134-6
Flook, L., Goldberg, S. B., Pinger, L., & Davidson, R. J. (2024). Enhancing executive function and learning through school-based mindfulness training. Frontiers in Psychology, 15, 1–10.
Hakim, T. (2003). Belajar secara efektif. Pustaka Belajar.
Hasselberg, K., Howard, S. J., & Williams, K. E. (2020). A brief online mindfulness and self-compassion intervention improves mental health in adolescents. Journal of Adolescence, 82, 67–78. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2020.05.007
HIMPSI. (2010). Pedoman psikoedukasi: Panduan intervensi psikologis komunitas. Himpunan Psikologi Indonesia.
Kabat-Zinn, J. (2003). Mindfulness-based interventions in context: Past, present, and future. Clinical Psychology: Science and Practice, 10(2), 144–156. https://doi.org/10.1093/clipsy.bpg016
Lam, C., Wong, K. W., & Yeung, J. (2020). Mindfulness-based psychoeducation to reduce academic stress among secondary school students. Asian Education Studies, 5(2), 12–21.
Nazari, F., Khosravi, Z., & Ghafouri, R. (2025). Self-compassion, academic stress, and academic self-efficacy among undergraduate nursing students. BMC Medical Education, 25(1), 12–20. https://doi.org/10.1186/s12909-025-05234-1
Neff, K. D. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860309032
Neff, K. D., & Dahm, K. A. (2015). Self-compassion: What it is, what it does, and how it relates to mindfulness BT - Handbook of mindfulness and self-regulation PP - 121-137. Springer.
Neff, K. D., & McGehee, P. (2010). Self-compassion and psychological resilience among adolescents and young adults. Self and Identity, 9(3), 225–240. https://doi.org/10.1080/15298860902979307
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sujadi, F. (2022). Hubungan mindfulness dan self-compassion dengan kecemasan akademik mahasiswa Indonesia. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 4(1), 23–34.
Sutanto, R., & Immanuela, C. (2022). Mindfulness dalam konteks pendidikan: Teori dan penerapannya. Deepublish.
Zenner, C., Herrnleben-Kurz, S., & Walach, H. (2014). Mindfulness-based interventions in schools: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 5, 603. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2014.00603




