Kecerdasan Emosi Dan Perilaku Asertif Pada Dewasa Awal Pengguna Twitter

Authors

  • Gita Tri Rahayu Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.47134/pjp.v3i1.4929

Keywords:

Kecerdasan Emosi, Perilaku Asertif, Dewasa Awal, Pengguna Twitter

Abstract

­­­­Perilaku asertif adalah cara berkomunikasi ideal yang harus dimiliki oleh setiap individu, yakni suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan dan mengekspresikan pikiran, perasaan dan kebutuhan, serta mempertahankan hak-hak pribadi secara jujur dan terbuka dengan tetap menghargai perasaan individu lain. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi dan perilaku asertif pada dewasa awal pengguna twitter. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel dewasa awal pengguna twitter usia 18-40 tahun sebanyak 218 responden, serta menggunakan alat ukur skala kecerdasan emosi dan skala perilaku asertif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku asertif pada dewasa awal pengguna twitter yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi perilaku asertif.

References

Akbar, S.N., & Lengkong, F. (2012). Kontribusi Kecerdasan Emosi Terhadap Perilaku Asertif Pada Remaja di SMP 1 Al-Ikhlas. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi. Universitas Gunadharma.

Alberti, R. E., & Emmons, M. L. (1987). Your perfect right: a guide to assertive behaviour. San Luis Obispo: Impact Publishers.

Alberti, R. E., & Emmons, M. L. (2001). Your perfect right: assertiveness and equality in your life and relationship. Atascadero: Impact Publishers.

Ampuno, S. (2020). Perilaku asertif generasi milenial dalam perspektif psikologi islam. Jurnal of Behaviour and Mental Health, 1(1), 18-27. https://doi.org/10.30984/jiva.v1i1.1163

Anfajaya, M.A., & Indrawati, E. S. (2016). Hubungan antara konsep diri dengan perilaku asertif pada mahasiswa organisatoris fakultas hukum universitas diponogoro semarang. Jurnal Empati, 5(3), 529-532. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15396

APJII. (2019). Laporan survei internet APJII 2019-2020 (Q2). Diakses pada tanggal 23 November 2020, dari https://apjii.or.id/survei.

Azwar, S. (2012). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewi, R.K. (2019) Viral kucing dicekoki ciu, kenapa waganet mudah sekali marah. Diakses pada tanggal 5 Mei 2021, dari https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/20/081200265/viral-kucing-dicekoki-ciu-kenapa-warganet-mudah-sekali-marah-?page=all.

Elfira, T. C., & Indrawan, A. F. (2020). The COVID-19 pandemi increases internet users in indonesia by nearly 200 million. Diakses pada tanggal 9 Januari 2021, dari https://voi.id/en/teknologi/19331/apjii-the-covid-19-pandemi-increases-internet-users-in-indonesia-by-nearly-200-million.

Goleman, D. (2009). Kecerdasan emosional: mengapa ei lebih penting daripada iq. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ghufron, M. N. (2016). Peran kecerdasan emosi dalam meningkatkan toleransi beragama. Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, 4(1), 138-153. https://doi.org/10.21043/fikrah.v4i1.1664

Huda, F. N. (2017). Hubungan antara kecerdasan emosional dan prestasi belajar dengan penggunaan social media pada siswa di SMA negeri se-kabupaten purbalingga tahun ajaran 2016/2017. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang.

Huda, I. I., Muliani, R., & Jundiah, S. (2012). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan konsep diri pada remaja akhir (18 – 21 tahun) mahasiswa ilmu keperawatan di stikes bhakti kencana bandung. Jurnal Bhakti Kencana Medika, 2(4).

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Koolae, A. K., Yaghobee, Z., Falsafinejad, M. R., & Rahmatizadeh, M. (2016). Effectivenes of emotional intelligence on assertiveness and self-esteem in high school girl student. Middle east journal of psychiatry and alzheimers, 7(1), 10-14. https://10.5742/MEPA.2016.92816

Kristyantari, Y. H. (2013). Perbedaan kecerdasan emosi pada laki-laki dan perempuan dewasa dini. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Lange, A. J., & Jakubowski, P. (1978). Responsible assertive behavior: cognitive behavioural procedures training. Illionis: Research Press.

Lisnawati. (2019). Pengaruh kontrol diri dan kecerdasan emosional terhadap kecenderungan cybersex pada pria dewasa awal. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(4), 803-812. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4831

Liyod, S. R. (1991). Mengembangkan perilaku asertif yang positif. Jakarta: Bina Aksara Rupa.

Mahadewi, D. P. S., & Fridari, I. G. A. D. (2018). Peran harga diri dan kecerdasan emosional terhadap perilaku asertif mahasiswa fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, (1), 134-144.

Maheswari, J., & Dwiutami, L. (2013). Pola perilaku dewasa muda yang kecenderungan kecanduan situs jejaring sosial. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 2(1), 51-62. https://doi.org/10.21009/JPPP.021.08

Majorsy, U., Kinasih, A. D., Andriani, I., & Lisa, W. (2013). Hubungan antara keterampilan sosial dan kecanduan situs jejaring sosial pada masa dewasa awal. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil, 5, 78-84.

Mayer, J. D., Caruso, D. R., & Salovey, P. (1999). Emotional intelligence meets traditional standards for an intelligence. Journal of Intelligence, 27(4), 267-298. https://doi.org/10.1016/S0160-2896(99)00016-1.

Mursito. (2006). Memahami institusi media (sebuah pengantar). Surakarta: Lindu Pustaka.

Nadira, F. (2020). Sejarah hari ini: twitter diluncurkan. Diakses pada tanggal 23 November 2020, dari https://republika.co.id/berita/qdhngu459/sejarah-hari-ini-emtwitterem-diluncurkan

Putra, I. P. G. D., & Marhaeni, A. (2015). Hubungan kebutuhan afiliasi dengan intensitas penggunaan jejaring sosial twitter pada remaja akhir. Jurnal Psikologi Udayana, 2(1), 48-58. https://doi.org/10.24843/JPU.2015.v02.i01.p05

Rathus, S. A., & Nevid, J. S. (1983). Adjustment and growth: the challenges of life (2nd edition). New York: CBS College Publishing.

Rifhano, R. A., & Abdurrahman, M. S. (2018). Pengaruh intensitas mengakses youtube terhadap aktivitas belajar mahasiswa fakultas ekonomi bisnis telkom university. DIALEKTIKA, 5(2), 13-21.

Robbins, S., & Judge, T. A. (2012). Perilaku organisasi (edisi 12). Jakarta: Salemba.

Rosenberg, J., & Egbert, N. (2011). Personality traits and concerns for secondary goals as predictors of self presentation tactics on facebook. Journal of Computer Mediated Communication, 17(1), 1-18. https://doi.org/10.1111/j.10833-6101.2011.01560

Ruliyana, D. (2017). Hubungan antara kecerdasan emosional dan harga diri dengan asertivitas pada siswa sekolah menengah atas (SMA). Skripsi. (tidak dipublikasikan). Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang.

Safari, M. (2019). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar pada siswa SMP Inshafuddin berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak (JIPA), 4(6), 1-21.

Salovey, P., & Mayer, J. D. (1990). Emotional intelligence. Imagination, Cognition and Personality, 9(3), 185-211. https://doi.org/10.2190/DUGG-P24E-52WK-6CDG

Salsabilla, S. W. (2020). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan interaksi sosial pada remaja pengguna media sosial. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi. Universitas Gunadarma.

Santrock, J. W. (2005). Life-span development. Toronto: Mc Graw – Hill Ryerson.

Sriyanto, Abdulkarim, A., Zainul, A., & Maryani, E. (2014). Perilaku asertif dan kecenderungan kenakalan remaja berdasarkan pola asuh dan peran media massa. Jurnal Psikologi, 41(1), 74-88. https://doi.org/10.22146/jpsi.6959

Weller, K., Bruns, A., Burgess, J., & Mahrt, M. (2013). Twitter and society. New York: Peter Lang International Academic Publishers.

Widyaningrum, F.O. (2013). Hubungan kecerdasan emosional dan perilaku asertif pada remaja akhir. Skripsi. (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Zulkifli, T. (2015). Bijak berekspresi di media sosial, waspada jerat hukum UU ITE. Diakses pada tanggal 3 Desember 2020, dari https://www.kompasiana.com/truezulkifli/5535adaf6ea834f41eda42f9./bijak-berekspresi-di-mediasosial-waspada-jerat-hukum-uu-ite

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Rahayu, G. (2025). Kecerdasan Emosi Dan Perilaku Asertif Pada Dewasa Awal Pengguna Twitter. Jurnal Psikologi, 3(1), 11. https://doi.org/10.47134/pjp.v3i1.4929

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.