Politik Agraria Laut dan Kontestasi Tata Ruang di Raja Ampat: Analisis Konflik Tambang dalam Kawasan Konservasi

Authors

  • Khalifa Nur Khaliq Pohan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Rahma Apasha Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Raisha Sizdah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Nurdin Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Fullah Jumaynah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.47134/par.v3i1.5226

Keywords:

Pertambangan Nikel, Pulau Gag, Raja Ampat, Political Ecology, Governance Sumber Daya Alam, Environmental Justice, Masyarakat Adat Maya, Konflik Konsesi, Degradasi Ekologis, Keadilan Prosedural, FPIC, Konservasi

Abstract

Ekspansi pertambangan nikel yang dilakukan di Pulau Gag-Raja Ampat, menunjukkan ironi antara proyek pembangunan nasional dan masalah keberlanjutan kawasan konservasi. Penelitian ini menganalisis konflik konsesi tambang PT Gag Nikel melalui pendekatan kualitatif studi kasus dengan kerangka political ecology, governance of natural resources, dan environmental justice. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian dan dipertahankannya izin tambang di Pulau Gag yang berada dalam kawasan konservasi menciptakan degradasi ekologis berupa deforestasi, sedimentasi pesisir, kerusakan terumbu karang, serta risiko pencemaran air tawar. Dampak tersebut juga beriringan dengan dislokasi sosial masyarakat adat Maya yang kehilangan ruang hidupnya, akses terhadap laut dan hutan yang dibatasi bahkan menghilang, serta otoritas adat seperti praktik sasi yang ikut terdampak. Proses perizinan pun menunjukkan bahwa dominasi kebijakan yang bersifat top-down, lemahnya keadilan dalam konteks prosedural, serta minimnya implementasi prinsip FPIC sehingga eksistensi masyarakat adat rentan termarginalkan. Penelitian ini menegaskan bahwa konflik konsesi tambang di Pulau Gag bukan hanya sekedar persoalan legalitas izin, tetapi menjadi bentuk ketidakadilan ekologis dan agraria laut yang menuntut perubahan tata kelola menuju pengakuan hak adat dan pemulihan ekologis kawasan konservasi Raja Ampat.

References

Admin. (2025, June 10). WALHI Papua kritik ketertutupan pemerintah soal tambang nikel di Raja Ampat. WALHI Papua. https://walhipapua.org/2025/06/10/walhi-papua- kritik-ketertutupan-pemerintah-soal-tambang-nikel-di-raja-ampat/

Akmal Latif, S., & Ash Shiddiqy, M. A. (2023). Dinamika konflik dan jejak perdagangan senjata di Tanah Papua. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 6(4). Jayapangus Press. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya851

Andriansyah, MN. (2018). Perbatasan hutan terakhir Indonesia: 3 fakta yang perlu diketahui tentang Papua. World Resources Institute. https://www.wri.org/insights/indonesias-last-forest-frontier-3-facts-know-about- papua

Anna, Z., & Zulfikar. (2023). Tambang dan masyarakat adat Papua Barat: Konflik antara ekonomi dan ekologi. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2). https://jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantro/article/view/115

Asrul Ibrahim Nur, A., Sholahuddin Al Fatih, S., & Intania, C. C. (2024). Revitalising indigenous rights participation in mining lawmaking process: Evaluation and proposal for Indonesia. Law Reform, 20(1), 188–210.

Bappenas. (2022). Kajian dampak ekonomi dan lingkungan pertambangan nikel di Papua Barat. Kementerian PPN/Bappenas.

Bisnis.com. (2025, June 17). Mencari aktor intelektual di balik aktivitas tambang nikel Raja Ampat. https://kabar24.bisnis.com/read/20250617/16/1885581/mencari-aktor- intelektual-di-balik-aktivitas-tambang-nikel-raja-ampat

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Damanik, H., Fransisco, W., & Wahyudi, F. S. (2025, August). Mining business licenses in the perspective of administrative law between state authority and community rights. Jurnal Hukum dan Keadilan, 2(5). https://doi.org/10.61942/jhk.v2i5.435

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. McGraw-Hill.

Dewi Tiur Rachmawati, D. T., Cempaka Timur, F. G., & Widodo, P. (2024). Resource conflict in Indonesia in a global security perspective: Asymmetric warfare study. Formosa Journal of Science and Technology, 3(5), 987–1000.

Dhea Meila Fitriani, D. M. (2021, June). Normative review of indigenous community rights in mining areas. Estudiente Law Journal, 3(2), 295–309. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/eslaw/index

Energy and Mineral Resources Ministry. (2025, June 10). Pemerintah cabut empat izin perusahaan tambang di Raja Ampat. ESDM. https://www.esdm.go.id/id/media- center/arsip-berita/pemerintah-cabut-empat-izin-perusahaan-tambang-di-raja- ampat

Herlina, D. (2025, June 10). WALHI: Aktivitas tambang di Raja Ampat bisa mengancam pulau-pulau kecil. MetroTV News. https://www.metrotvnews.com/read/b7WCgwBz- walhi-aktivitas-tambang-di-raja-ampat-bisa-mengancam-pulau-pulau-kecil

Hogan Lovells. (2022, January 19). In compliance with regulations: Indonesian government revokes thousands of mining licenses – what’s next? https://www.hoganlovells.com/en/publications/in-compliance-with-regulations- indonesian-government-revokes-thousands-of-mining-licenses-whats-next

Indonesia Juara. (2024, October 10). Pulau Gag Raja Ampat. https://indonesiajuara.asia/blog/pulau-gag-raja-ampat/

Indriwati, T. (2025, 7 Juni). Greenpeace mengungkapkan kerusakan lingkungan di Raja Ampat akibat tambang nikel: Terumbu karang mati, pulau terancam hilang. Kompas.com. https://www.kompas.com/kalimantan- timur/read/2025/06/07/132109388/greenpeace-ungkap-kerusakan-lingkungan-di- raja-ampat-akibat?page=all

Isaac, Julian. (2025, September 26). Nickel Mining in Raja Ampat Raises Concerns Over Tourism, People Livelihoods, Coral Reefs. Indonesia Business Post. https://indonesiabusinesspost.com/5321/society-environment-and-culture/nickel- mining-in-raja-ampat-raises-concerns-over-tourism-people-livelihoods-coral-reefs

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM). (2025, June 8). Tambang Pulau Gag: Negara oligarki ekstraktif. https://jatam.org/id/lengkap/Tambang-Pulau-Gag-Negara-Oligarki-Ekstraktif

JATAM Papua Barat. (2022). Potret tambang dan krisis lingkungan di Raja Ampat. Jaringan Advokasi Tambang. https://www.jatam.org/publikasi

Jayapangus Press. (2023). Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya851

Jesica, N. (2021). Apa itu segitiga terumbu karang? Biorock Indonesia. https://www.biorock-indonesia.com/apa-itu-segitiga-terumbu-karang/

Kambey, A. R. (2020). Tugas pemerintah dalam mengawasi aktivitas pertambangan emas yang tidak menjalankan kewajiban izin usaha pertambangan (IUP) berdasarkan UU No 4 tahun 2009. Lex Et Societatis, 8(1).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (2022). Data izin usaha pertambangan nikel di Papua Barat. Direktorat Jenderal Minerba.

Kompas.com. (2025, June 8). Sejarah eksplorasi nikel di Pulau Gag, Raja Ampat dimulai Belanda pada 1920. https://regional.kompas.com/read/2025/06/08/201819078/sejarah- eksplorasi-nikel-di-pulau-gag-raja-ampat-dimulai-belanda-pada-1920?page=all

Kompas Team. (2025, Juni 9). Nickel Mine in Raja Ampat Causes Controversy, What’s Really Happening?. https://www.kompas.id/artikel/en-tambang-nikel-di-raja-ampat- timbulkan-kontroversi-apa-yang-sebenarnya-terjadi

Legalitas. (2023). Kontroversi revisi Undang-Undang Minerba terhadap hak asasi manusia masyarakat hukum adat. Legalitas: Jurnal Hukum. https://legalitas.unbari.ac.id/index.php/Legalitas/article/view/454

Magdalene. (2025, June 23). Sejarah tambang nikel Raja Ampat. https://magdalene.co/story/sejarah-tambang-nikel-raja-ampat/

Marinews. (2025, July 21). Peran PN dalam konflik tambang nikel Pulau Gag. Mahkamah Agung RI. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/peran-pn-dalam- konflik-tambang-nikel-pulau-gag-0qc

MetroTV News. (2025, June 10). WALHI: Aktivitas tambang di Raja Ampat bisa mengancam pulau-pulau kecil. https://www.metrotvnews.com/read/b7WCgwBz- walhi-aktivitas-tambang-di-raja-ampat-bisa-mengancam-pulau-pulau-kecil

Novika, Y. (2025). Regulasi tambang di kawasan laut konservasi Raja Ampat. Al Zayn: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 3(2). https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/v iew/2075

Parandaru, I. (2025). Polemik Pulau Gag dan awal mula pertambangan nikel di Indonesia . Kompaspedia. https://kompaspedia.kompas.id/baca/infografik/kronologi/polemik- pulau-gag-dan-awal-mula-penambangan-nikel-di-indonesia

President’s Secretariat of Indonesia. (2025, June 10). Govt revokes mining permits of four companies, affirms commitment to preserving conservation areas. https://setkab.go.id/en/govt-revokes-mining-permits-of-four-companies-affirms- commitment-to-preserving-conservation-areas/

Perpustakaan DPR RI. (2025). Pertambangan nikel di Raja Ampat. https://perpustakaan.dpr.go.id/sipinter/index/detail/id/181

Rajab, A. M., Andriyan, Y., & Muhamad, S. (2022). Kewenangan masyarakat hukum adat dalam pengelolaan mineral dan batubara pasca pemberlakuan UU No. 3 Tahun 2020. Jurnal Pendidikan Politik dan Administrasi Publik (JPPAP), 2(1), 32–46. https://e- journal.unimudasorong.ac.id/index.php/jipunimuda2/article/download/1394/62

Raziq & Amanullah. (2025, Juli 11). Memahami Dimensi Lingkungan dan Ekonomi dalam Kasus Raja Ampat. UPI SaIG. https://saig.upi.edu/memahami-dimensi-lingkungan- dan-ekonomi-dalam-kasus-raja-ampat/

Republik Indonesia. (2020a). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 147.

Republik Indonesia. (2020b). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245.

Respublica. (2023). Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012. Respublica: Jurnal Hukum dan Keadilan Sosial. https://jurnal.uns.ac.id/respublica/article/download/75299/pdf

Rusdiana, S., Fitri, W., & Divia, F. P. (2023). Kontroversi Revisi Undang-Undang Minerba Terhadap Hak Asasi Manusia Masyarakat Hukum Adat. Legalitas: Jurnal Hukum, 15(2), 173-185.

https://legalitas.unbari.ac.id/index.php/Legalitas/article/view/454

Sani, H., & Syamsuddin. (2025). Konflik penambangan nikel di Raja Ampat: Analisis etika lingkungan dan rekayasa pertambangan untuk konservasi berkelanjutan. RIGGS: Jurnal Ilmiah Riset dan Inovasi, 4(2), 3453–3461. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1041

Sari, N. P., Lianti, M. P., & Zahra, L. (2025). Tindak pidana terhadap pertambangan Pulau Gag berdasarkan peraturan perundang-undangan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum,

3(6). https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2594

Schinder Law Firm. (2022, April 27). Mining licenses revocation in the first semester of 2022 in Indonesia. https://schinderlawfirm.com/blog/mining-licenses-revocation-in- the-first-semester-of-2022-in-indonesia/

Soeharto, Qatriatna Widiasti. (2025, Juni 18). Pertambangan Nikel di Raja Ampat.

Perpustakaan DPR. https://perpustakaan.dpr.go.id/sipinter/index/detail/id/181

Syahra, N. A., Abdoe, S. K., Bakri, A. N. M., Adzan, F., & Isman, A. F. (2025). Komoditas menjadi komodifikasi: Persepsi masyarakat terhadap fenomena pertambangan nikel di Raja Ampat. Kalamizu: Jurnal Sains, Sosial, dan Studi Agama, 1(5), 588–601. https://hamfara.com/kalamizu/article/view/61

Tempo.co. (2025, June 10). Riwayat nikel dan geologi Pulau Gag: Potensial tapi terancam. https://www.tempo.co/lingkungan/riwayat-nikel-dan-geologi-pulau-gag-potensial- tapi-terancam-1674120

Tempo.co. (2025, June 13). Kontroversi izin tambang nikel di Raja Ampat. https://www.tempo.co/politik/kontroversi-izin-tambang-nikel-di-raja-ampat- 1685748

Tempo.co. (2025, September 15). Mengapa Kementerian ESDM izinkan PT Gag Nikel kembali beroperasi di Raja Ampat? https://www.tempo.co/ekonomi/mengapa- kementerian-esdm-izinkan-pt-gag-nikel-kembali-beroperasi-di-raja-ampat--2069950

TrendAsia. (n.d.). Public outcry halted Indonesia’s nickel mining in Raja Ampat, yet other islands and indigenous people are still under threat. https://trendasia.org/en/public- outcry-halted-indonesias-nickel-mining-in-raja-ampat-yet-other-islands-and- indigenous-people-are-still-under-threat/

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). (2025, June 11). Pencabutan 4 izin usaha pertambangan (IUP) di Raja Ampat adalah tindakan yang terlambat dan setengah hati. https://www.walhi.or.id/pencabutan-4-izin-usaha-pertambangan-iup-di-raja- ampat-adalah-tindakan-yang-terlambat-dan-setengah-hati

Wahyudi, E. G. P., & Manullang, N. A. (2024). Analisis upaya perlindungan hukum masyarakat adat di daerah pertambangan (Studi kasus PT Agincourt Resources). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(24.2), 301–310. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9308

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/case-study-research-and- applications/book250150

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Khaliq Pohan, K. N., Apasha, R., Sizdah, R., Nurdin, N., & Jumaynah, F. (2025). Politik Agraria Laut dan Kontestasi Tata Ruang di Raja Ampat: Analisis Konflik Tambang dalam Kawasan Konservasi. Indonesian Journal of Public Administration Review, 3(1), 14. https://doi.org/10.47134/par.v3i1.5226

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.