Upaya Membangun Desa Cerdas melalui Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi di Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali

Authors

  • Mahrus Afif Ariq Binnizar Universitas Sebelas Maret
  • Harits Ahmad Faadhilah Universitas Sebelas Maret
  • Khilma A’yunina Az-zahroh Universitas Sebelas Maret
  • Naufal Rico Mahendra Universitas Sebelas Maret
  • Yudho Haksoro Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.47134/jsd.v3i1.4615

Keywords:

Adaptasi Teknologi, Desa Cerdas, Literasi, Numerasi, Pemberdayaan Komunitas

Abstract

Rendahnya tingkat literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan masyarakat cerdas. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kemampuan dasar abad ke-21 di Desa Blagung, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan lokal, yang dilaksanakan melalui empat tahapan utama: perencanaan, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi. Program ini meliputi kegiatan Open Donasi Buku, pendirian Teras Literasi, forum belajar Srawung Sinau, serta penyelenggaraan lomba dan seminar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat baca dan kemampuan numerasi anak-anak, peningkatan keterampilan dasar teknologi, serta terbangunnya kolaborasi antara warga dan penggerak pendidikan desa. Evaluasi program menunjukkan dampak positif terhadap kebiasaan belajar mandiri dan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan. Kesimpulannya, penguatan literasi, numerasi, dan teknologi melalui pendekatan komunitas terbukti efektif membentuk masyarakat yang adaptif, kolaboratif, dan melek informasi. Model ini dapat direplikasi di desa lain sebagai upaya strategis mewujudkan desa cerdas berbasis partisipasi lokal.

References

Anwar, F., et al. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran “Telaah Perspektif Pada Era Society 5.0”. Makassar: CV Tohar Media.

Arifin, Z. (2020). Pendidikan literasi dalam ruang sosial: Analisis terhadap komunitas baca. Jurnal Sosial dan Humaniora, 10(1), 45–55.

Astuti, D. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam gerakan literasi desa. Jurnal Komunitas, 9(2), 132–140.

Bambang, D. M. (2023, 21 Maret). Kabupaten Boyolali masuk tujuh besar nasional tingkat kegemaran membaca [online]. https://jateng.antaranews.com/berita/486780/kabupaten-boyolali-masuk-tujuhbesar-nasional-tingkat-kegemaran-membaca

Faizah, N, A., et al. (2025). Peran Literasi Dalam Pembangunan Nasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 286-292.

Gustiana, Z., & Satria, W. (2024). Meningkatkan Akses dan Kemampuan Literasi Digital di Era Informasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 20-27.

Husna, F. A. (2023). Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi dan Literasi Digital. Uwais Inspirasi Indonesia.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2006). Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation. Pearson Education Australia.

Illeris, K. (2018). Transformative learning. In Learning, Development and Education (pp. 174-184). Routledge.

Mahardika, R. (2021). Peran literasi keluarga dalam penguatan budaya baca anak. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 50–58.

Manihuruk, O. M. P. J. B., & Hariyana, N. (2022). Peran program kampus mengajar dalam meningkatkan komptensi sdn sepatan III kabupaten tangerang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 1(4), 316-324.

Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: CV Alfabeta.

Nugroho, C. A., & Nursikin, M. (2025). Budaya literasi sebagai penguat pendidikan karakter di era society 5.0. Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 9(1), 1-28.

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Prasetyo, A. (2017). Transformasi literasi dalam ruang publik komunal. Jurnal Literasi Indonesia, 2(2), 66–74.

Rachmadi, R. (2020). Peningkatan Literasi Anak Melalui Pojok Baca di Komunitas Marginal. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, vol. 5, no. 1, pp. 23–30.

Rivalina, R., & Siahaan, S. (2020). Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran: Kearah pembelajaran berpusat pada peserta didik. Jurnal Teknodik, 73-87.

Suharto, E. (2005). Pembangunan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat. Bandung: PT Refika Aditama.

Sumodiningrat, G. (1999). Pemberdayaan dan Jaring Pengaman Sosial. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Suryani, A. (2019). Kesenjangan akses literasi di daerah pedesaan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 311–319.

Susilo, H., Mardiani, D. P., & Widyaswari, M. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui komunitas belajar. Bayfa Cendekia Indonesia.

Wahib, M., & Susanto, A. (2024). Pendidikan Berbasis Komunitas: Membangun Ekonomi Kerakyatan Melalui Keterlibatan Masyarakat. Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Sciences, 2(6), 330-341.

Widiastuti, T. (2018). Manajemen koleksi perpustakaan anak berbasis minat baca. Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 9(2), 110–118.

Yani, N. (2020). Strategi donasi buku sebagai solusi literasi di daerah terpencil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(1), 25–33.

Yudiyanto, M., Riyanti Agustini, N. A. F., Subiyono, S. K., Amaliya, M. F., Sa’diah, S., Sulastri, A. S. & Khoerunnisa, Z. (2024). Strategi Membangun Percaya Diri Peserta Didik. CV. Intake Pustaka.

Downloads

Published

2025-07-17

How to Cite

Binnizar, M., Faadhilah, H., Az-zahroh, K., Mahendra, N., & Haksoro, Y. (2025). Upaya Membangun Desa Cerdas melalui Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi di Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Indonesian Journal of Social Development, 3(1), 10. https://doi.org/10.47134/jsd.v3i1.4615

Issue

Section

Articles