Implementasi Pendekatan Backward Design dalam Pengembangan Kurikulum berbasis SA Way di PKBM Madani Hebat
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpi.v2i3.4549Keywords:
Kurikulum SA Way, pendidikan karakter, nilai spiritual, keterlibatan orang tua, asesmen karakter, tantangan implementasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kurikulum SA Way yang menekankan pada penguatan nilai spiritual dan pengembangan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa hambatan utama yang dihadapi adalah rendahnya keterlibatan orang tua (33%), kesulitan dalam mengintegrasikan nilai spiritual dengan aspek akademik (67%), keterbatasan dalam penyusunan asesmen karakter (33%), minimnya ketersediaan bahan ajar yang sesuai dengan prinsip SA Way (33%), serta keberagaman latar belakang keluarga siswa (33%). Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga, pelatihan guru untuk integrasi nilai spiritual-akademik, serta pengembangan sumber belajar yang kontekstual dan relevan. Dengan mengatasi berbagai tantangan tersebut, kurikulum SA Way diharapkan mampu menjadi pendekatan pendidikan yang holistik, adaptif, dan efektif dalam membentuk karakter siswa.
References
Adipratama, Z., Sumarsono, R. B., & Ulfatin, N. (2018). Manajemen kurikulum terpadu di sekolah alam berciri khas Islam [Integrated curriculum management in Islamic characteristic nature schools]. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 1(3), 372–380. http://journal2.um.ac.id/index.php/jamp/
Aisyah, N., & Yuliani, S. (2021). Desain kurikulum tematik integratif berbasis nilai karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 179–192. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.41836
Allen, D., & Wright, S. (2020). Curriculum design for outdoor and experiential learning. International Journal of Experiential Learning & Outdoor Education, 23(3), 101–118. https://doi.org/10.1080/14729679.2020.1717580
Asrori, M., & Nuryani, N. (2023). Implementasi pendidikan spiritual melalui kurikulum sekolah Islam berbasis lingkungan. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5(1), 45–56.
Baker, T., & Jones, C. (2021). Designing curriculum backwards for equity and engagement. Educational Leadership Review, 22(1), 19–33.
Daugherty, K. K. (2006). Backward course design: Making the end the beginning. American Journal of Pharmaceutical Education, 70(6), 135. https://doi.org/10.5688/aj7006135
Dewantara, R., & Rachmawati, Y. (2022). Pengembangan model asesmen karakter berbasis proyek pada pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 58–70.
Dwyer, M., & Bashir, K. (2021). Nature-based education and student well-being: A pedagogical review. Journal of Environmental Education, 52(4), 273–285.
Fadilah, R., & Zulkarnain, T. (2020). Pendidikan karakter berbasis alam dan spiritualitas dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 134–145.
Firdaus, R., & Ramadhani, Y. (2023). Kolaborasi sekolah dan keluarga dalam mendukung pembelajaran kontekstual. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 74–85.
Hamid, A., & Wahyuni, D. (2022). Designing learning goals: Connecting backward design with 21st-century skills. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(2), 101–115.
Hasanah, U., & Yusri, M. (2023). Pendekatan kurikulum SA Way dalam pembentukan karakter berwawasan ekologi. Jurnal Pendidikan Lingkungan Indonesia, 6(1), 21–33.
Heineke, A. J., & Ryan, A. M. (Eds.). (2019). Teaching, learning, and leading with schools and communities: Field-based teacher education. Routledge.
Hidayati, S., & Anisa, D. (2021). Strategi pembelajaran berbasis nilai dalam konteks sekolah alam. Jurnal Kajian Pendidikan, 11(3), 201–214.
Jensen, J. L., Bailey, E. G., Kummer, T. A., & Weber, K. S. (2017). Using backward design in education research: A research methods essay. Journal of Microbiology & Biology Education, 18(3). https://doi.org/10.1128/jmbe.v18i3.1367
Kim, J., & Tan, C. (2021). Character education in holistic curriculum design: An ecological perspective. Journal of Curriculum Studies, 53(6), 789–803.
Korotchenko, T. V., Matveenko, I. A., Strelnikova, A. B., & Phillips, C. (2015). Backward design method in foreign language curriculum development. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 206, 189–193. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.11.624
Latif, H., & Ramli, D. (2020). Transformasi kurikulum berbasis integrasi nilai agama dan sains. Jurnal Pendidikan Islam Terpadu, 7(2), 97–109.
Mahendra, S., & Fitriyah, R. (2019). Pengembangan kurikulum kontekstual di lembaga nonformal: Studi pada PKBM berbasis lingkungan. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 55–66.
Nurhasanah, L., & Fauziah, D. (2022). Pendidikan berbasis komunitas dalam kurikulum alternatif. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 122–131.
Pujaningtyas, S. W., Kartakusumah, B., & Lathifah, Z. K. (2019). Penerapan model experiential learning pada Sekolah Alam untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan [Application of the experiential learning model in nature schools to create enjoyable learning]. Tadbir Muwahhid, 3(1), 40–52. https://doi.org/10.30997/jtm.v3i1.1653
Rahmawati, A., & Sari, M. (2023). Curriculum integration model for Islamic environmental education. Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 8(1), 44–56.
Ramadhan, R., & Azizah, N. (2021). Project-based character education in ecological Islamic schools. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 87–98.
Robianti, F., Raufu, M. O., Sasongko, M. A. S., Busari-Raufu, S. A., Kalejaiye-Raufu, J. O., & Yamani, K. A. R. (2023). Assessing needs for quality improvement: A study of nature-based education principles (Sekolah Alam Way) at Saga Lifeschool, Indonesia. Jurnal Pendidikan Nusantara, 2(2). https://doi.org/10.47134/jpn.v2i2.1150
SA Way. (n.d.). Team of compilers: Jusrijanah, Head of the Foundation; Koro, Responsible Person; Loula Maretta, Agus Gusnul Yakin, Jusrijanah, Suhendi, Septriana Murdiani, Wisnu, Iman Kurnia, Laras Ismiati, M. Syafir, Cahya Zailani, Tri Puji Hendarsih, M. Ferous. Lendo Novo Foundation.
Safar, M. P. (2016). Implementasi kurikulum sekolah alam dalam menjawab tantangan abad 21 [Implementation of the nature school curriculum in addressing the challenges of the 21st century]. Proceedings of the International Conference on Muslim Society and Thought (ICMS). https://doi.org/10.24090/icms.2016.1830
Sari, L. P., & Arifin, M. (2023). Merancang kurikulum spiritual-ekologis berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengembangan Kurikulum, 19(2), 112–123.
Syamsudin, S., & Harahap, F. (2022). Kontribusi backward design dalam pengembangan kurikulum integratif. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5(2), 63–75.
Whitehouse, M. (2014). Perspectives on the science curriculum: Using a backward design approach to embed assessment in teaching. School Science Review, 95(352), 19–25.
Zulfahmi, A., & Noor, M. (2020). Peran lingkungan belajar alami dalam menumbuhkan karakter dan literasi ekologi siswa. Jurnal Edukasi dan Lingkungan, 12(3), 221–234.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febi Robianti, Dini Khalisyah Nasution, Nurdiah Aristyani, Wahyu Anggarini, Siti Rif'atin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





