Pemanfaatan Limbah Padat Hasil Penyulingan Serai Sebagai Pupuk Organik Cair
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpi.v2i3.4414Keywords:
Serai, EM4, pupuk organik cair, limbahAbstract
Abstract: Limbah padat dari hasil penyulingan serai yang berupa ampas sisa destilasi, masih mengandung senyawa organik yang bermanfaat. Pemanfaatan limbah ini sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) yang dapat menjadi solusi untuk mengurangi limbah dan menjadi alternatif pupuk ramah lingkungan. pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah padat hasil penyulingan serai yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Metode dalam pengabdian ini menggunakan ceramah dan praktek dengan alur persiapan sosialisasi dan penyamaan persepsi, Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat diajarkan cara mengolah limbah tersebut menjadi pupuk organik cair (POC) yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah serta potensi peningkatan produktivitas pertanian melalui penggunaan POC.
Keywords: Serai; EM4; pupuk organik cair; limbah
References
Kurniawan, E., Ginting, Z., & Nurjannah, P. (2017). Pemanfaatan urine kambing pada pembuatan pupuk organik cair terhadap kualitas unsur hara makro (NPK). Prosiding Semnastek.
Murni, M., & Rustin, L. (2020). Karakteristik kandungan minyak atsiri tanaman sereh wangi (Cymbopogon nardus L.). Prosiding Seminar Nasional Biologi, 6(1), 227–231.
Muzzazinah, M., Santika, K. D., Astari, M. A., Ummah, M., Annisa, M. N., Muzayyanah, N., Muslimah, N. F., Apsari, N. D., Nurmawati, N., & Sulistyowati, R. (2024). Pupuk Organik Cair “Eazy Green” Hasil Bio Fertilizer dari Limbah Sayuran Bernilai Ekonomis sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 21(1), 233–246.
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2016). Pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan bioaktivator EM4 (Effective microorganisms). Konversi, 5(2), 5–12.
Nurhasanah, N. (2013). Pemanfaatan sereh (Cymbopogon cytratus) dalam menurunkan bau pada pupuk organik cair dan potensinya dalam meningkatkan produksi tanaman cabai (Capsicum annum). Jurnal Matematika Sains Dan Teknologi, 14(1), 37–47.
Prabawa, I. D. G. P., & Nurmilatina, N. (2017). Analisis Kualitas
Formula Pupuk Organik Pelet dari Eceng Gondok dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (Quality Analysis of Organic Fertilizer Pellets Formula from Water Hyacinth and Oil Palm Empty Fruit Bunch). Indonesian Journal of Industrial Research, 9(1), 17–28.
Putra, B. W. R. I. H., & Ratnawati, R. (2019). Pembuatan pupuk organik cair dari limbah buah dengan penambahan bioaktivator EM4. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 11(1), 44–56.
Rasmito, A., Hutomo, A., & Hartono, A. P. (2019). Pembuatan pupuk organik cair dengan cara fermentasi limbah cair tahu, starter filtrat kulit pisang dan kubis, dan bioaktivator EM4. Jurnal Iptek, 23(1), 55–62.
Subowo, G. (2010). Strategi efisiensi penggunaan bahan organik untuk kesuburan dan produktivitas tanah melalui pemberdayaan sumberdaya hayati tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 4(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwika Nano Hariyanto, Abdul Jalil, Lutfi Pramukyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





