Peran Influencer Budaya dalam Melestarikan Tradisi Lokal di TikTok Studi Kasus pada Akun-Akun Budaya Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4252Keywords:
Influencer Budaya, TikTok, Tradisi Lokal, Pelestarian Budaya, Media SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer budaya dalam melestarikan tradisi lokal melalui platform TikTok, dengan fokus pada strategi konten yang digunakan serta pengaruh interaksi audiens terhadap pelestarian budaya Nusantara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa influencer budaya berperan sebagai jembatan antara nilai-nilai tradisional dan generasi muda, dengan memanfaatkan kekuatan visual dan algoritma TikTok untuk menyebarkan konten budaya secara luas. Strategi seperti penggunaan musik tradisional, tantangan budaya, dan narasi visual menjadi pendekatan efektif dalam menarik perhatian audiens. Interaksi pengguna seperti like, comment, dan share turut memperkuat jangkauan dan dampak pelestarian budaya. Namun, tantangan seperti komodifikasi budaya dan penyederhanaan makna tetap perlu diwaspadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kehadiran influencer budaya di TikTok merupakan peluang strategis dalam menjaga dan memperkenalkan budaya lokal di era digital.
References
Abdul Aziz, H. A., & Mohd Dali, S. Z. (2023). MORE THAN JUST ENGAGING? TIKTOK AS AN EFFECTIVE EDUCATIONAL TOOL. International Journal of Education, Psychology and Counseling, 8(52), 133–142. https://doi.org/10.35631/IJEPC.852011
Agwenda, M., Yasir, & Yesicha, C. (2024). How @paparazikuansing Popularizes The Cultural Tradition of Pacu Jalur Kuantan Singingi Riau ? Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), 10(2), 100–111. https://doi.org/10.25124/liski.v10i2.7592
Barnes, D. (2024). Indigenous knowledge and creativities online: TikTok as a relational tool within the Indigenous art process. AlterNative: An International Journal of Indigenous Peoples, 20(2), 322–331. https://doi.org/10.1177/11771801241246731
Chanda, D., & Das, A. (2022). The Preservation and Performance of Intangible Cultural Heritage on Social Media: A Critical Estimation. In Digitalization of Culture Through Technology (pp. 220–224). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003332183-38
Chen, Y. (2024). Research on the use of social media to break the information cocoon of niche cultures. SHS Web of Conferences, 207, 02012. https://doi.org/10.1051/shsconf/202420702012
Efendi, S., Sunjaya, H., Purwanto, E., & Widiyanarti, T. (2024). Peran Komunikasi Antar Budaya dalam Mengatasi Konflik di Lingkungan Multikultural. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 6. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.113
Li, X., & Kang, X. (2021). Audience Gatekeeper: Analysis for Online Artistic Experience and Interaction. 2021 2nd International Conference on Computing, Networks and Internet of Things (CNIOT 2021), 1–5. https://doi.org/10.1145/3468691.3468694
Liang, X., Lu, Y., & Martin, J. (2021). A Review of the Role of Social Media for the Cultural Heritage Sustainability. Sustainability, 13(3), 1055. https://doi.org/10.3390/su13031055
Murcahyanto, H. (2022). Pelatihan seni musik Tradisi Gamelan Tokol pada generasi muda. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 207–216. https://doi.org/10.29408/ab.v3i2.6775
Panchal, P., & Mago, B. (2024). Social Media as a Tool for Cultural Preservation among Diaspora Communities. International Journal for Global Academic & Scientific Research, 3(3), 14–20. https://doi.org/10.55938/ijgasr.v3i3.79
Pangesti, M., Khaeriah, A. S., Purwanto, E., Dwi, A., Nur, A., Syafitri, A., Shiva, M., Permata, A., Intan, N., & Azhari, H. (2024). The Influence of Social Media on the Cultural Identity of the Millennial Generation: ICndonesian ase Study. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 2(1), 7. https://doi.org/10.47134/pssh.v2i1.241
Perwari, D. (2024). Implementasi Kebijakan Perencanaan Program Siaran Pro 2 RRI Sungailiat untuk Meningkatkan Minat dengar Generasi Muda di Kecamatan Sungailiat. Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 7(1), 581–585. https://doi.org/10.31539/alignment.v7i1.8544
Pujihartati, S. H., Nurhaeni, I. D. A., Kartono, D. T., & Demartoto, A. (2023). New Media and Green Behaviour Campaign Through Corporate Social Responsibility Collaboration. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 39(2), 325–337. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2023-3902-18
Sekarningrum, A. A., & Lokita, R. A. M. (2024). The Role Of Digital Media In Maintaining Pakualaman Culture: Documentation And Community Engagement. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 9(2), 261–280. https://doi.org/10.18326/inject.v9i2.2440
Talib, D., & Sunarti, S. (2021). STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PARIWISATA BUDAYA (SEBAUAH ANALISIS TEORITIS). Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 4(1), 6. https://doi.org/10.31314/tulip.4.1.6-12.2021
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marisa Amanda Rizal, Tri Putri Y, Dino Arya Sukma, Brigita Jessica Mutiara Cindy, Eko Purwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




