Etika Komunikasi Pengguna Media Sosial Instagram (Studi Pada Mahasiswa KPI D Tahun 2021 UIN Raden Fatah Palembang)

Authors

  • Ridwan Al Basyari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nuraida Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Chairunnisah Putri Ayu Ningsih Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.47134/converse.v2i3.5203

Keywords:

Etika Komunikasi, Instagram, Mahasiswa KPI, Media Social, Dampak Digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji etika komunikasi pengguna media sosial Instagram pada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) D angkatan 2021 UIN Raden Fatah Palembang. Etika komunikasi dipahami sebagai seperangkat nilai, norma, dan prinsip moral yang mengatur perilaku individu dalam berinteraksi, termasuk pada ruang digital. Rumusan masalah penelitian mencakup bagaimana bentuk etika komunikasi mahasiswa dalam menggunakan Instagram serta apa saja dampak positif dan negatif dari penggunaan platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik etis mahasiswa dalam berkomunikasi di Instagram dengan menggunakan teori Uses and Gratifications serta teori komunikasi dalam teknologi informasi sebagai landasan analitis. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa KPI D 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi yang baik di Instagram ditandai dengan menghindari penyebaran hoaks, penggunaan bahasa sopan, menjaga identitas diri, menghargai privasi, serta tidak memposting maupun menyebarkan konten tanpa izin. Selain memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial, penyediaan informasi, dan ruang berekspresi, penggunaan Instagram juga menimbulkan dampak negatif berupa risiko cyberbullying, pelecehan, penyalahgunaan privasi, serta paparan konten sensitif.

References

Andi, H. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Arief, A. S., et al. (2021). Etika dan perilaku komunikasi dalam perspektif sosial. Penerbit Universitas.

Caleb, M. (2015). Social media interaction and user-generated content. Journal of Digital Communication Studies, 4(2), 45–58.

Duffy, M. (2015). Why Is Persuasion Ethics So Important to All Communication Students Today? How Does this Book Help You Develop Your Own Perspective?. Persuasion Ethics Today, 3-13, https://doi.org/10.4324/9781315651309-7

Fatimah, F. (2024). N-Soft Sets Association Rule And Its Application For Promotion Strategy In Distance Education. Barekeng, 18(3), 1865-1878, ISSN 1978-7227, https://doi.org/10.30598/barekengvol18iss3pp1865-1878

Goring, S. (2023). DNN-based Photography Rule Prediction using Photo Tags. 2023 15th International Conference on Quality of Multimedia Experience Qomex 2023, 83-86, https://doi.org/10.1109/QoMEX58391.2023.10178505

Indasari, N. (2020). Etika komunikasi dalam interaksi sosial masyarakat digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 33–41.

Kovarova, J. (2025). Unwritten Rules Of “Instagrammable” Travel As A Status Symbol: Visual Analysis Of Social Media Posts Among Young Middle-Class Adults. Central European Business Review, 14(4), 65-80, ISSN 1805-4854, https://doi.org/10.18267/j.cebr.393

Lipschultz, J. H. (2023). Social Media Communication: Concepts, Practices, Data, Law and Ethics, Fourth Edition. Social Media Communication Concepts Practices Data Law and Ethics Fourth Edition, 1-415, https://doi.org/10.4324/9781003281924

Maciá-Barber, C. (2024). The COVID-19 pandemic and journalistic ethics: Spanish citizens’ demand for external control of health communication in the media. Frontiers in Communication, 9, ISSN 2297-900X, https://doi.org/10.3389/fcomm.2024.1518052

Mayfield, A. (2008). What is social media? iCrossing.

Mohammed, S. (2024). Knowledge Rules-Based Decision Tree Classifier Model for Effective Fake Accounts Detection in Social Networks. International Journal of Safety and Security Engineering, 14(4), 1243-1251, ISSN 2041-9031, https://doi.org/10.18280/ijsse.140421

Molyneaux, A. (2022). Primate Selfies and Anthropozoonotic Diseases: Lack of Rule Compliance and Poor Risk Perception Threatens Orangutans. Folia Primatologica, 92(5), 296-305, ISSN 0015-5713, https://doi.org/10.1159/000520371

Nazir, M. (2013). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Rosli, M. (2015). Interaksi sosial dalam media online: Sebuah tinjauan komunikasi modern. Jurnal Komunikasi Global, 3(1), 15–27.

Sudin, D. (2016). Pengaruh media sosial terhadap etika komunikasi masyarakat urban. Jurnal Media dan Teknologi Informasi, 5(1), 21–30.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tatia, R. (2016). Instagram as a visual communication platform: User behavior and interaction. Journal of Social Media Studies, 7(3), 89–103.

Tiusanen, K. (2023). Feeling grateful, kind, and empowered: rules of feeling in Instagram’s #womenswellness digital intimate public. Feminist Media Studies, 23(8), 3687-3704, ISSN 1468-0777, https://doi.org/10.1080/14680777.2022.2135122

Triyuningsih, S. (2017). Etika sebagai landasan moral dalam kehidupan sosial. Jurnal Filsafat dan Moralitas, 9(2), 101–115.

Weiland, S.J. (2025). Instagram: rewriting the rules for social media use, the role of selfies, and the importance of likes. Qualitative Research Reports in Communication, 26(1), 84-91, ISSN 1745-9435, https://doi.org/10.1080/17459435.2024.2346106

Downloads

Published

2025-12-05

How to Cite

Basyari, R., Nuraida, & Ningsih, C. (2025). Etika Komunikasi Pengguna Media Sosial Instagram (Studi Pada Mahasiswa KPI D Tahun 2021 UIN Raden Fatah Palembang). CONVERSE Journal Communication Science, 2(3), 6. https://doi.org/10.47134/converse.v2i3.5203

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.