Implikasi Kandungan Silikon Di Jaringan Jagung Dengan Karakteristik Arsitektur Kanopi Tanaman Terhadap Efisiensi Tersepsi

Authors

  • Wahyu Septin universitas muhammadiyah jember
  • Iskandar Umarie
  • Wiwit Widiarti
  • Iwan Wahyudi

DOI:

https://doi.org/10.47134/callus.v3i2.3027

Keywords:

silikon, jagung, kanopi tanaman, efisiensi, intersepsi

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang kontribusinya sangat potensial. Tujuan untuk Mengetahui efek aplikasi Si terhadap rigiditas sel jaringan Tanaman Jagung. Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT.Faktor pertama varietas tanaman jagung terdiri dari 2 taraf,V1(Hibrida P5027),V2 (Komposit Lamuru) dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT terdiri dari 4 taraf S0(Kontrol),S1(MHT),S2(Si),S3(MHT+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan. hasil penelitian Tinggi pada tanaman  umur 35, 45 HST,jumlah daun 35,45 HST dan indeks luas daun 45 HST menunjukkan berbeda nyata.Pada parameter sudut daun 35, 45 HST dan spesifik luas daun 45 HST dipengaruhi secara nyata oleh varietas, pada parameter laju pertumbuhan 45 HST, efisiensi intersepsi 85 HST,  dan produktivitas dipengaruhi secara nyata oleh MHT berbasis Si.

References

BPS-Statistics. (2020). Indonesian Statistical (Statistical Yearbook of Indonesian, 2020.PublicationNumber:03220.2007BPS Catalog: 1101001. Numberof

Pages:xxxviii+ 670pages.ISSN:0126-2912.

Cheng, X., M. Yu, G.G. Wang, T. Wu, C. Zhang. 2013. Growth, morphology and biomass allocation in response to light gradient in five subtropical evergreen broadleaved tree seedlings. J. Trop. For. Sci.

Febriyono, R., Y. E. Susilowati., dan A. Suprapto. 2017. Peningkatan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans, I.) melalui Perlakuan Jarak Tanam dan Jumlah Tanaman per Lubang. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2(1): 22-27.

Haryati, Yati, Permadi, & Karsidi. (2015). Implementasi Pengelolaan Tanaman Terpadu pada Jagung Hibrida (Zea mays L.). Agrotrop, 5(1), 101–109.

Herlina, N., & Prasetyorini, A. (2020). Pengaruh perubahan iklim pada musim tanam dan produktivitas jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 118–128.

Subekti, N.A., Syafruddin, Roy Efendi, dan Sri Sunarti. 2007. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung dalam Buku Jagung, Teknik Produksi dan Pengembangan. Balitserial. Maros.

Vasanthi, N., Chandrasekeran, D., & Raj, S. A. (2012). Phytosil as an alternative carrier to talc for biocontrol agents. Proc. Natl. Symp. Recent Adv. Bioinoculatns Techn. Agricultural College & Research Institute, Madurai.

Vigna, Hasil, Tanah, Kesuburan, Panen, & Pasca. (2020). Hasil dari Kebun anggur yang terpancar L . dan Kesuburan Tanah Pasca Panen Sebagai Respon Pengelolaan Hara Terpadu. 7178.

Zhu, X-G, A.P. Long and D.R. Ort. 2010. Improving Photosynthetic Efficiency for GreaterYield. Annu. Rev. Plant.

Downloads

Published

2025-06-15

How to Cite

Septin, W., Umarie, I., Widiarti, W., & Wahyudi, I. (2025). Implikasi Kandungan Silikon Di Jaringan Jagung Dengan Karakteristik Arsitektur Kanopi Tanaman Terhadap Efisiensi Tersepsi. Callus: Journal of Agrotechnology Science, 3(2), 81–89. https://doi.org/10.47134/callus.v3i2.3027

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.