Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Bekerja di Universitas Tama Jagakarsa

Authors

  • La Ode Shalza Yusharyahya Universitas Tama Jagakarsa
  • Mira Rizki Universitas Tama Jagakarsa
  • Sri Cahya Kencana Universitas Tama Jagakarsa

DOI:

https://doi.org/10.47134/pjp.v3i3.5613

Keywords:

Self-Regulation , Konsentrasi Belajar, Mahasiswa Bekerja, Peran Ganda, Psikologi Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Tama Jagakarsa. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pekerja menghadapi tuntutan yang kompleks, baik dari aspek akademik maupun pekerjaan, sehingga kemampuan dalam mengatur diri dan mempertahankan konsentrasi menjadi sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar. Self-regulation dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang untuk mengatur proses berpikir, perasaan, serta tindakannya secara terarah dalam rangka mencapai tujuan tertentu, yang secara konseptual diyakini berperan dalam meningkatkan konsentrasi saat belajar. Namun demikian, dalam konteks mahasiswa bekerja, terdapat berbagai faktor eksternal seperti beban kerja, tekanan waktu, kelelahan fisik, serta kondisi lingkungan belajar yang dapat memengaruhi efektivitas regulasi diri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional, serta melibatkan sebanyak 150 mahasiswa aktif yang juga bekerja sebagai partisipan. Instrumen penelitian terdiri atas Skala Self-Regulation yang mencakup aspek Impulse Control, Self-Direction, Decision Making, dan Goal Orientation, serta Skala Konsentrasi Belajar. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan uji korelasi Spearman guna mengidentifikasi keterkaitan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar (r = -0,112, p = 0,175), dengan nilai koefisien determinasi yang sangat rendah (R² = 0,014). Temuan ini mengindikasikan bahwa Self-Regulation bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi konsentrasi belajar pada mahasiswa yang bekerja. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal atau kontekstual kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kemampuan regulasi diri. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain seperti dukungan sosial, manajemen stres, keseimbangan antara pekerjaan dan studi, serta faktor lingkungan belajar untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York, NY: Freeman.

Barry, W. (2015). Improving student concentration in the digital age. Educational Psychology Review, 27(4), 543–554.

Brown, S. D., & Lent, R. W. (2008). Handbook of counseling psychology (4th ed.). New York, NY: Wiley.

Chen, T.-F., Cherng, B. L., Chen, L., & Liu, K.-H. (2011). Development and validation of the learning concentration questionnaire for students. Asia-Pacific Education Researcher, 20(3), 551–566.

Hallowell, E. M., & Ratey, J. J. (2006). Delivered from Distraction: Getting the Most Out of Life with Attention Deficit Disorder. New York: Ballantine Books.

Hyytinen, H., Nikkola, M., & Postareff, L. (2019). Developing students’ Self-Regulation, metacognition, and academic performance through learning diaries. Active Learning in Higher Education, 20(2), 131–143.

Pellas, N. (2014). The influence of computer self-efficacy, metacognitive Self-Regulation, and self-esteem on student engagement in online course settings. International Journal of Distance Education Technologies, 12(1), 61–79.

Posner, M. I., & Petersen, S. E. (1990). The attention system of the human brain. Annual Review of Neuroscience, 13, 25–42.

Richardson, M., Abraham, C., & Bond, R. (2012). Psychological correlates of university students’ academic performance: A systematic review and meta-analysis. Psychological Bulletin, 138(2), 353–387.

Schunk, D. H., & Zimmerman, B. J. (2012). Motivation and self-regulated learning: Theory, research, and applications. New York, NY: Routledge.

Vaculíková, J., Vacek, P., Zábrodská, K., & Petrů, T. (2024). Adaptation and validation of the Self-Regulation questionnaire (SRQ-CZ): A measure for university students’ learning Self-Regulation in the Czech context. Learning and Individual Differences, 107, 102155.

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining Self-Regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of Self-Regulation (pp. 13–39). San Diego, CA: Academic Press.

Zimmerman, B. J., & Kitsantas, A. (2014). Comparing students’ self-discipline and Self-Regulation measures and their prediction of academic achievement. Contemporary Educational Psychology, 39(2), 145–155.

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

La Ode Shalza Yusharyahya, Mira Rizki, & Sri Cahya Kencana. (2026). Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Bekerja di Universitas Tama Jagakarsa. Jurnal Psikologi, 3(3), 1–12. https://doi.org/10.47134/pjp.v3i3.5613

Issue

Section

Articles

Categories

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.