Disparitas Implementasi Sop Anti Anarkis Satuan Brimob Dengan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Dalam Penanganan Unjuk Rasa Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.47134/lawstudies.v3i3.5574Keywords:
Accountability, Brimob, Demonstration, Human Rights, SOPAbstract
This study aims to analyze the legal framework governing the handling of public demonstrations in Indonesia and to examine the legal accountability of the Indonesian National Police Mobile Brigade Corps (Brimob) when actions undertaken during crowd control violate the Anti-Anarchist Standard Operating Procedure (SOP) and statutory regulations. The study employs a normative juridical approach through the examination of primary, secondary, and tertiary legal materials, including the 1945 Constitution, Law No. 9 of 1998 concerning Freedom of Expression in Public, Law No. 2 of 2002 concerning the Indonesian National Police, and internal police regulations related to demonstration management. Data were analyzed qualitatively using statutory and conceptual approaches. The findings indicate that Indonesian legal provisions emphasize the protection of citizens’ constitutional rights to express opinions while simultaneously mandating the maintenance of public order and security. Violations of operational procedures by Brimob personnel may result in administrative sanctions, criminal liability, and state responsibility for human rights violations and compensation claims. The study concludes that strengthening accountability mechanisms, supervision, and procedural compliance is essential to ensure that demonstration management remains proportional, lawful, and respectful of human rights principles.
References
Al Anshori, M. A. (2025). Analisis Hukum Peran Brigade Mobil (Brimob) dalam Penanganan Demonstrasi. Journal Evidence of Law. https://jurnal.erapublikasi.id/index.php/JEL/article/download/1614/1264
Aminah, A. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Tindakan Penggunaan Kekuatan oleh Oknum Polisi dalam Penanganan Aksi Unjuk Rasa. Dimensi Hukum. https://jurnal.ubt.ac.id/index.php/dimensi_hukum/article/download/199/84
Gani, M. S., Moonti, R. M., & Bunga, M. (2024). Kewenangan Penggunaan Kekuatan oleh Korps Brimob Polri dalam Penanganan Rusuh Massa Berdasarkan Prinsip Hukum Pidana. Amandemen: Jurnal Ilmu Hukum, 2(2). https://journal.appihi.or.id/index.php/Amandemen/article/download/894/1133/4729
International Covenant on Civil and Political Rights. (1966). United Nations. https://www.ohchr.org/en/professionalinterest/pages/ccpr.aspx
Iskandar, T., & Akib, H. (2021). Barracuda Model on Handling Demonstrations [Universitas Negeri Makassar Repository]. https://eprints.unm.ac.id/
Khalid, M., & Fathinudin, M. (2024). Legal Review of Brimob’s Authority in the Use of Force in Handling Anarchist Demonstrations. Humaniorum Journal. https://doi.org/10.37010/hmr.v2i3.146
Lahirsen, B. (2025). Brimob di Garis Depan: Perlindungan Hukum dalam Menghadapi Unjuk Rasa Anarkis. Padang Jurnal.
Maharani, N. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Aparat Kepolisian yang Melakukan Kekerasan terhadap Demonstran. Jurnal Legal. https://jurnal.fh.umi.ac.id/index.php/legal/article/view/1577
Nugraha, I. P. A. (2024). Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penanganan Demonstrasi oleh Brimob. Karimah Tauhid. https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/13012
Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian (2009).
Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Penanganan Kerusuhan Massa (2019).
Rizky, M. A. S. (2022). Peran Brigade Mobile dalam Tindakan Penanggulangan Huru Hara yang Dilakukan oleh Demonstran di Kota Palu. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palu.
Setiawan, A. (2025). Analisis Peran Brigade Mobile dalam Penegakan Hukum terhadap Massa yang Melakukan Kerusuhan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial Dan Hukum.
Setiawan, A., Joharsah, & Akmal. (2025). Analisis Peran Brigade Mobile Dalam Penegakan Hukum Pada Kerusuhan Massa Dalam Implementasi Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6). https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/2388/1523
Sihombing, J., Markoni, Kantikha, I. M., & Nardiman. (2025). Handling Anarchist Demonstrations That Are Harmful to the Community Based on Police Standard Operating Procedures in the Jurisdiction of Polda Metro Jaya. International Journal of Science and Society, 7(1), 325–344. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v7i1.1381
Sitinjak, S. (2026). Peran Kepolisian dalam Pengendalian terhadap Demonstrasi Anarkis. Jurnal Jembatan. https://journal.lpkd.or.id/index.php/Jembatan/article/download/2943/3087
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. (2006).
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum (1998).
Zaini, A. Z. A. (2026). Penerapan Prinsip Profesionalisme oleh Satuan Brimob dalam Pengamanan Unjuk Rasa. Judge: Jurnal Hukum. https://journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/article/download/2212/1261
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Dinda Charelina Tahir Saputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

