Komunikasi Antarbudaya antara Masyarakat Cina Benteng dan Sunda Kalipasir di Pasar Lama Tangerang

Authors

  • Ilham Ramdana Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Nurrohma Prihatiwi Universitas Muhammadiyah Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.47134/converse.v2i1.5173

Keywords:

Intercultural Communication, Cina Benteng, Sunda Kalipasir, Pasar Lama, Tolerance, Multiculturalism

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keberagaman budaya dan nilai keagamaan membentuk pola komunikasi antarbudaya antara kedua komunitas serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat interaksi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan dokumentasi lapangan dengan lima informan kunci dari kedua kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya di Pasar Lama Tangerang dibangun melalui penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung, nilai etika komunikasi yang bersumber dari ajaran Islam dan Konfusianisme, serta praktik interaksi rutin yang terjadi dalam aktivitas pasar, kegiatan keagamaan, dan tradisi budaya seperti Ngarak Perahu Maulid dan Gotong Toapekong. Namun, penelitian juga menemukan hambatan berupa menurunnya peran generasi muda dalam kegiatan tradisional, perubahan struktur kepengurusan klenteng, dan kekhawatiran terkait penjual daging babi yang memengaruhi preferensi interaksi sebagian warga.

References

Alamsyah, M. (2018). Toleransi dalam perspektif hak-hak sipil. Prenadamedia Group.

Ali, H. M., dkk. (1989). Hubungan antar umat beragama dalam Islam. Departemen Agama RI.

Aloweri, A. (2013). Intercultural communication: Theory and practice. Dar Al-Fikr.

Arbi, K. (2003). Komunikasi antarbudaya. Rineka Cipta.

Azzahra, L., Ardiansyah, R., Kurniasih, L., Nafiza, B., Habibah, A., & Yusnaldi, E. (2024). Toleransi keanekaragaman budaya dan suku bangsa. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 5(1), 98–103. https://doi.org/10.55943/jipmukjt.v5i1.202

Chen, G. M., & Starosta, W. J. (2000). Foundations of intercultural communication. Allyn & Bacon.

Cushman, D., & Whiting, B. (1972). An approach to communication theory. Random House.

Ensiklopedia Nasional Indonesia. (1990). Ensiklopedia Nasional Indonesia (Jilid 5). PT Cipta Adi Pustaka.

Hasyim, U. (1979). Toleransi dan kemerdekaan beragama dalam Islam. Bina Ilmu.

Huda, M., & Dina, R. (2019). Toleransi beragama di Indonesia. Alfabeta.

Iin Turyani., Suharini, E., & Atmaja, H. T. (2024). Norma dan nilai adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 234–243. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.224

Reza, I. F., Hanifa, N., Putri, A. L., Balqis, S., Mutiah, S., Fatihazzahra, A., Zahara, E. A., Danisyah, M., Hidayat, M. R., & Minarto, M. M. (2024). Religiusitas dan perilaku prososial masyarakat sekitar Masjid Al-Ghazali dan Klenteng Dewi Kwan Im di Palembang. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 3, 56–68. https://doi.org/10.61994/cdcs.v3i1.195

Littlejohn, S. W. (2002). Theories of human communication. Wadsworth.

Meilani, A., Widiyanarti, T., Faiz, M. A., Prasetyo, F. D., Azzahra, A., & Zulfa, F. I. (2024). Etika komunikasi antar budaya: Memahami perbedaan dan menghindari kesalahpahaman. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 1–13. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.108

Mulyana, D. (2003). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2011). Komunikasi lintas budaya. PT Remaja Rosdakarya.

Muawanah, S. (2018). Toleransi beragama dalam masyarakat multikultural. Pustaka Pelajar.

Mudrik, N., & Fawwaz, Z. E. I. (2024). Komunikasi lintas budaya: Konsep, tantangan, dan strategi pengembangannya. Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi dan Dakwah, 4(2), 168–181. https://doi.org/10.33507/selasar.v4i2.2569

Pearce, W. B. (1989). Communication and the human condition. Southern Illinois University Press.

Pearce, W. B., & Cronen, V. E. (1980). Communication, action, and meaning: The creation of social realities. Praeger.

Sihabudin, A. (2011). Komunikasi antarbudaya: Panduan berinteraksi dengan sesama. Bumi Aksara.

Tubbs, S. L., & Moss, S. (2001). Human communication: Principles and contexts (8th ed.). McGraw-Hill.

Turner, L. H., & West, R. (2010). Introducing communication theory: Analysis and application. McGraw-Hill.

Tambusay, B. W., Harahap, I., & Nawawi, Z. M. (2024). Fenomena migrasi dan urban bias dalam konteks Indonesia. JEPP: Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Pariwisata, 4(1), 40–47. https://doi.org/10.52300/jepp.v4i1.12209

Utami, N., Haryono, H., & Kudus, W. A. (2024). Relasi sosial etnis Tionghoa dan pribumi di Pasar Lama Kota Tangerang. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, 13(1), 112–133. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v13i1.2365

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Ramdana, I., & Prihatiwi, N. (2025). Komunikasi Antarbudaya antara Masyarakat Cina Benteng dan Sunda Kalipasir di Pasar Lama Tangerang. CONVERSE Journal Communication Science, 2(1), 15. https://doi.org/10.47134/converse.v2i1.5173

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.