Efektivitas pemberian Beauveria Bassiana Dan Ekstrak lengkuas (Alpinia galanga L.) Terhadap Pengendalian OPT Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)

Authors

  • Fifin Alaida Yahya Universitas Muhammadiyah Jember
  • Oktarina Universitas Muhammadiyah Jember image/svg+xml
  • Bejo Suroso Universitas Muhammadiyah Jember image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.47134/callus.v3i3.3854

Keywords:

Beauveria bassiana, Ekstrak lengkuas, Tanaman cabai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi Beauveria bassiana dan ekstrak lengkuas (Alpinia galanga L.) terhadap pengendalian OPT cabai dan mengetahui dampak serangan OPT dari pemberian Beauveria bassiana dan ekstrak lengkuas terhadap hasil produksi tanaman cabai (Capsicum annum). Penelitian  dilaksanakan di Desa Kepanjen, Gumukmas, Jember. Pada September sampai Januari 2023. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dan enam kali ulangan yaitu: Faktor pemberian Beauveria bassiana konsentrasi 60 g/L dan Ekstrak lengkuas konsentrasi 100 g/L, dengan empat perlakuan yang terdiri dari B0 (perlakuan kontrol), B1 (B. Bassiana konsentrasi 60 gr/L), B2 (Ekstrak lengkuas konsentrasi 100 gr/L), dan B3 (B. Bassiana konsentrasi 60 gr/L dan Ekstrak lengkuas konsentrasi 100 gr/L). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan B3 berpengaruh nyata dalam mengendalikan hama Thrips parvispinus Karny, Oxya chinensis, Leptocorisa acuta Thumb. serta penyakit Colletotrichum capsici, Fusarium oxysporum. Dan berpengaruh nyata dalam meningkatkan hasil produksi pada tanaman cabai serta merupakan perlakuan yang terbaik pada variabel pengamatan Jumlah buah sehat pertanaman, jumlah buah total pertanaman, berat total buah pertanaman, dan berat total buah perplot.

References

Bayu, M.S.Y.I., Prayoga, Y., & Indiati, S.W. (2021). Beauveria Bassiana: Biopestisia ramah lingkungan dan efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Buletin palawija. 19(1), 41-63.

BPS. (2022). Produksi Tanaman Sayuran 2022.

Dfajar, Z., Lihawa, M., Husain, I.,dan Iswati, R., (2022). Potensi Jamur Beauveria bassiana (Blas.) Vuill dalam Mengendalikan Serangga Hama pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). JATT Vol. 11 (1) Juni 2022 :57-64. ISSN 2252-3774.

Djajakirana, G., & Sijabat, P. H. (2022). Pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan bibit tanaman cabai (Capsicum annuum L.) dan intensitas serangan layu fusarium (Fusarium oxysporum Schlecth) pada pembibitannya. Jurnal ilmu tanah dan lingkungan, 24(2). 62-66.

Effi Yudiawati, Yogi Okta Viranda, dan Gusni Yelni. (2022). Keaneragaman Serangga Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Di Kabupaten Merangin. Jurnal Sains Agro, Vol. 7 (2), 124-135.

Ekawati, M. A., Suirta. I. W & Santi, S. R. 2017. Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid pada Daun Sembuk&an (Paederia foetida L.) serta Uji Aktivitasnya Sebagai Antioksidan. Jurnal Kimia, Vol. 11 No.1, 43-48.

García-Gaytán, V., & et, al. (2017). The Chilhuacle Chili (Capsicum annuum L.) in Mexico:Description of The Variety, Its Cultivation, and Uses. International Journal of Agronomy, 13.

Ginting, S., Tunjung, P., & Zahara, N., (2024). Eksplorasi, Isolasi, dan Identifikasi Jamur Entomopatogen Asal Rizosfer Tanaman Jagung di Bengkulu dengan metode Baiting Insect. Jurnal Agrikultura. 35 (2): 308-320.

Gustia, H., Wulandari, T. A., Program, D., Agroteknologi, S., Umj, P., Dahlan, J. K.H.A., & Selatan, T. (2022). Artikel dipublikasi oleh jurnal Agrosains dan teknologi 2022. Artikel ini berlisensi di bawah naungan creative commons attribution-noncommercial 4.0 International Lisence. Optimalisasi media tanam dan berbagai konsentrasi kitosan pertumbuhan ve. 7(1).

Haryanto, E. R.S. dan D, (2016). Penerapan kitosan terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kemiri sunan. Program studi agroteknologi fakultas pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta Jl. Lingkar Utara 104 Condongcatur Yogyakarta , 22(2)(1), 27-36.

Komala, O., Yulianita dan F.R. Siwi. 2019. Aktivitas antijamur ekstrak etanol 50% dan etanol 96% daun pacar kuku Lawsonia Inermisl terhadap Trichophyton mentagrophytes. Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. 19 (1): 12-19.

Kumar, P., Kumar, V., & Sharma , S. (2020). Phytochemical analysis and antimicrobial activity of Alpinia galangal. Journal of pharmacy and pharmacology, 72(8), 1088-1096.

Kuncoro, H. 2018. Senyawa fenolik dari tumbuhan kerokot (Lygodium microphyllum). Titah Surga. Yogyakarta.

Kusriani , R., & Zahra, S. (2015). Skrining Fitokimia Dan Penetapan Kadar Senyawa Fenolik Total Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah Dan Rimpang Lengkuas Putih (Alpinia Galanga L.). Prosiding SNaPP2015 Kesehatan (pp. 1(1), pp. 295–302). Jawa barat: UNISBA.

Lacey, L. A., Grzywacz, D., Shapiro-Ilan, D. I., Frutos, R., Brownbridge, M., & Goettel, M.S. (2015). Insect pathogens as biological control agents: Back to the future. Journal of Invertebrate pathology, 132, 1-41.

Liu, Y., Zhang, J., & Li, X. (2019). Immunomodulatory effects of Alpinia galanga extract on macrophages and splenocytes. Journal of ethnopharmacology, 231, 145-153.

Mannino,, M. C., Huarte-Bonnet, B. Davyt-Colo, dan N. Pedrini. (2019).Is the insect cuticle the only entry gate for fungal infection insights into alternative modes of action of entomopathogenic fungi. Journal of fungi. 5(2):33.

Marieta, A., & Musfiroh, l. (2019). Review artikel: Berbagai aktivitas farmakologi dan senyawa kitosan. Jurnal Farmaka, 17(2), 105-110.

Meilasari, F., Muljowati, J. S., & Mumpuni, A. (2020). Pengaruh Asam Askorbat terhadap Pertumbuhan Colletotrichum coccodes Penyebab Antraknosa pada Tanaman Cabai Merah. BioEksakta: Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, Volume 2, Nomor 2 (2020)(E-ISSN: 2714-8564), 203 - 209.

Moritz G, Mound LA, Morris DC, Goldarazena A. (2004). Pest Thrips of the World [CD-ROM]. Australia CSIRO Publishing. CDROM dengan penuntun di dalamnya.

Ni Komang, S., B., D., N., S., & Khalimi, K. (2020). Uji antagonistik Bacillus siamensis dan Paeniballus polymyxa terhadap Cholletotrichum gloeosporioides KLCR2 penyebab penyakit antraknosa pada buah cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Agroekoteknologi tropika, vol. 9 (3).

Ortiz-Urquiza, A. Keyhani, N. O., & Quesada-Moraga, E. (2015). Beauveria bassiana as a model for fungal biocontrol: Molecular mechanisms and applications. Journal of Fungi, 1(2), 151-173.

Putra, I. M. T. M., Phabiola, T. A., & Suniti, N.W. (2019). Pengendalian penyakit layu fusarium oxysporum f.sp. capsici pada tanaman cabai rawit Capsicum frutescens di rumah kaca dengan Trichoderma sp yang ditambahkan pada kompos. E-Jurnal agroekoteknologi

tropika, 8(1) 103-117.

Perangin –Angin, Y., Purwaningrum, Y., Asbur, Y., Rahayu, M.S., & Nurhayati, N. (2019).Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder yang dihasilkan tanaman pada cekaman biotik. Agriland: Jurnal ilmu pertanian, 7(1); 41-47.

Singkoh, M. F., & Katili, D. Y. (2019, September). Bahaya Pestisida Sintetik (Sosialisasi Dan Pelatihan Bagi Wanita Kaum Ibu Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa). JPAI, Vol 1(1), 5-12.

Singh, R., Singh, S., & Kumar, S. (2018). Enzyme inhibitory activity of Alpinia galangal extracts against fungal pathogens. Journal of enzyme Inbition and medicinal chemistry, 33(1), 145-153.

Siwi, S., & et al. (1981). Kutu beras ramping dan ekologi serta ambang ekonominya. Syiposium on Pest Ecology snd Pest Management. Bogor.

Sopialena, S., Sahid, A., & Rugian, N. S.T. (2021). Pengendalian hama penting tanaman padi menggunakan jamur Beauveria bassiana

Bals.Agrifor: Jurnal ilmu pertanian dan kehutanan , 20(1), 25-34.

Suaib, I., Lakani, I., & Panggeso, J. (2016, Oktober). Efektifitas Ekstrak Rimpang Lengkuas Dalam Menghambat Aktifitas Cendawan Oncobasidium theobremae Secara In-vitro. Agrotekbis:EJurnal Ilmu Pertanian, 4 (5), 506-511.

Sumini, & Novianto. (2021). Aplikasi Bioinsektisida Beauveria bassiana dan Pupuk Kotoran Ayam dalam mengurangi Serangan Hama

Scotinophora coarctata pada Tanaman Padi. Jurnal Planta Simbiosa, Volume 3(1) .

Umar, E. P., Nawir, A., Jamaluddin, J., & Nurfalaq, A. (2019). Pengaruh Kondisi Geologi Lingkungan terhadap Potensi Air Tanah Dalam di

Kota Makassar. JURNAL GEOCELEBES, 3(1).

Wang, J., Liu, X., & Li, Z. (2016). Beauveria bassiana: A fungal biopesticide for insect pest control. Journal of Integrative agriculture, 15(10), 2211-2222.

Wang, Y., Li, X., & Liu, Y. (2017). Antifungal activity of Alpinia galanga essential oil against Candida albicans. Journal of essential oil research, 29(3), 257-264.

Yang, H. Q. (2019). Persistence of Metarhizium (Hypocreales: Clavicipitaceae) and Beauveria bassiana (Hypocreales: Clavicipitaceae) in tobacco soils and potential as biocontrol agents of Spodoptera litura (Lepidoptera: noctuidae). Environmental Entomology, 48(1), 147-155.

Yulia, E., Suganda , T., Widiantini , F., Prasetyo , R., & Yulia et, al., 2015. (2015). Uji keefektifan antijamur ekstrak air rimpang lengkuas (Alpinia galanga [L] willd.) sebagai perlakuan pratanam untuk mengendalikan Colletotrichum spp. pada kedelai (Glycine max L.). Agrikultura, 26(2).

Zhang, Y., Li, Y., & Zhang, J. (2017). Immunomodulatory effects of Beauveria bassiana on the insect immune system. Journal of Invertebrate Pathology, 143, 1-9.

Downloads

Published

2025-09-15

How to Cite

Alaida Yahya, F., Oktarina, & Suroso , B. (2025). Efektivitas pemberian Beauveria Bassiana Dan Ekstrak lengkuas (Alpinia galanga L.) Terhadap Pengendalian OPT Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Callus: Journal of Agrotechnology Science, 3(3), 126–137. https://doi.org/10.47134/callus.v3i3.3854

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.