Respons Pertumbuhan Dan Produksi Sorgum (Sorgum bicolor L.) Pada Pemangkasan Daun Bagian Bawah Dan Populasi Pada Lubang Tanam
(Sorgum bicolor L.)
DOI:
https://doi.org/10.47134/callus.v1i2.1967Keywords:
Sorgum (Sorgum bicolor L.),, Pemangkasan daun bagian bawah, Populasi pada lubang tanam.Abstract
Sorgum (Sorghum bicolor L.) adalah tanaman serealia yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi yang luas. Tanaman sorgum memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, sehingga sangat baik digunakan sebagai sumber bahan pangan maupun pakan ternak alternatif. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produksi tanaman sorgum diantaranya yaitu pemangkasan daun bagian bawah dan menambahkan populasi sorgum pada tiap lubang tanam untuk memaksimalkan produksi sorgum. Pemangkasan daun merupakan salah satu cara untuk mengatur keseimbangan tanaman sehingga dapat memberikan pertumbuhan yang baik, sehingga dengan demikian pertumbuhan vegetatif tanaman dapat diseimbangkan dengan pertumbuhan generatif. Selain itu pada populasi tinggi, kompetisi antar tanaman dapat terjadi sehingga pertumbuhan dan hasil per individu menjadi berkurang, namun karena jumlah tanaman per hektar bertambah dengan meningkatnya populasi, maka produksi sorgumper hektar masih dapat meningkat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulanganr. Dua faktor tersebut yaitu pemangkasan daun bagian bawah (D) dalam 2 taraf, yaitu : P0 = tanpa pemankasan, P1 = pangkas umur 60 hst dan populasi pada lubang tanam (P) dalam 5 taraf, yaitu : P1 = 1 tanaman/lubang, P2 = 2 tanaman/lubang, P3 = 3 tanaman/lubang, P4 = 4 tanaman/lubang, P5= 5 tanaman/lubang. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan pemangkasan daun bagian bawah dan populasi pada lubang tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum terbukti pada variabel jumlah daun, jumlah biji persampel berat 1000 biji, dan berat biji basah basah.
References
Aprilyanto, W., Baskara, M., & Guritno, B. (2016). Produksi Tanaman Jagung Manis ( Zea Mays Saccharata Sturt .) The Effect Of Plant Population And Combination Of Fertilizer N , P , K On Sweet Corn Production ( Zea Mays Saccharata Sturt .). Produksi Tanaman, 4(6), 438–446.
Efendi, B. (2022). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Pahit (Brassica Juncea L.) Terhadap Interval Waktu Dan Dosis Pemberian Pupuk Organik Cair (Poc) Azolla Dengan Sistem Irigasi Tetes. Skripsi Universitas Muhammdaiyah Jember. Http://Repository. Unmuhjember.Ac.Id/14307/
Hasbi, H. (2012). Pengaruh Perbedaan Bahan Stimulator Terhadap Kecepatan Dekomposisi Kompos Azolla, Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea L). 148, 148–162.
Hermanto, Murniati, N., & Rwandi. (2021). Pengaruh Pemangkasan Daun Dan Dosis Pupuk Pelengkap Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produsi Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Sacharata Sturt) Di Lahan Sawah. Klorofil, 16(2), 94–100. DOI: https://doi.org/10.30737/jintan.v2i1.2212
Lubis, R. (2019). Pengaruh Pemangkasan Daun Di Sekitar Tongkol Terhadap Pengisian Biji Tongkol Tanaman Jagung (Zea Mays L.). Agrium, 22(1), 70–75.
Mapegau, M., Sari Fitriani, M., Hayati, I., & Rumita Sari, P. (2022). Pengaruh Pemangkasan Daun Pada Posisi Spesifik Terhadap Hasil Tanaman Jagung. Biospecies, 15(2), 73–79. Https://Doi.Org/10.22437/Biospecies.V15i2.19962. DOI: https://doi.org/10.22437/biospecies.v15i2.19962
Nurseha, N., Anwar, R., & Yudianto, Y. (2019). Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea Canephora) Pada Berbagai Komposisi Media Dengan Bokashi Limbah Kulit Kopi. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi Dan Budidaya Perairan, 17(1), 32. Https://Doi.Org/10.32663/Ja.V17i1.470 DOI: https://doi.org/10.32663/ja.v17i1.470
Puspadewi, S., Sutari, W., & Kusumiyati, K. (2016). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair (Poc) Dan Dosis Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays L. Var Rugosa Bonaf) Kultivar Talenta. Kultivasi, 15(3), 208–216. Https://Doi.Org/10.24198/Kultivasi.V15i3.11764 DOI: https://doi.org/10.24198/kultivasi.v15i3.11764
Rajak, O., Patty, J. R., & Nendissa, J. I. (2016). Pengaruh Dosis Dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Bmw Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). J. Budidaya Pertanian, 12(2), 66–73. DOI: https://doi.org/10.35329/ja.v2i1.3567
Sari, P. R. (2021). Pengaruh Pemangkasan Daun Jagung Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung (Zea Mays L.)Dan Kedelai (Glycine Max (L).Merril)Pada Pola Tanam Tumpangsari Dalam Budidaya Jenuh Air Di Lahan Pasang Surut (Issue L). Repository Universitas Jambi. DOI: https://doi.org/10.31293/af.v19i2.4788
Sudjana. (2014). Penggunaan Azolla Untuk Pertanian Berkelanjutan. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 1(2), 2013–2015.
Triadiawarman, D., & Rudi, R. (2019). Pengaruh Dosis Dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Jurnal Pertanian Terpadu, 7(2), 166–172. Https://Doi.Org/10.36084/Jpt..V7i2.196 DOI: https://doi.org/10.36084/jpt..v7i2.196
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Gusti Alfiansyah, Muhammad Hazmi, Insan Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.