Efektivitas Psikoedukasi Manajemen Waktu terhadap Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Waktu Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
DOI:
https://doi.org/10.47134/pjp.v3i1.5125Keywords:
Manajemen Waktu, Psikoedukasi, Siswa Kejuruan, Regulasi Diri, Disiplin BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu siswa Sekolah Menengah Kejuruan melalui intervensi psikoedukasi yang dirancang secara sistematis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengelola waktu antara kegiatan akademik dan kejuruan, dengan 61% responden menunjukkan kemampuan manajemen waktu yang rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, mengombinasikan data kuantitatif dari kuesioner dan data kualitatif dari wawancara serta observasi. Intervensi dilakukan dalam bentuk pelatihan psikoedukasi yang melibatkan kegiatan seperti to-do list, stop doing list, priority scale, dan tabel prioritas. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan manajemen waktu setelah intervensi (p = 0.000 < 0.05), di mana 29 dari 31 siswa menunjukkan peningkatan skor posttest. Temuan ini membuktikan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, disiplin belajar, serta kemampuan siswa mengatur waktu secara efisien. Penelitian ini merekomendasikan agar pelatihan psikoedukasi dijadikan program pembinaan berkelanjutan di sekolah untuk memperkuat keterampilan regulasi diri dan produktivitas akademik siswa.
References
Adams, R. V, & Blair, E. (2019). Impact of time management behaviors on undergraduate engineering students’ performance. SAGE Open, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.1177/2158244018824506
Aeon, B., & Aguinis, H. (2017). It’s about time: New perspectives and insights on time management. Academy of Management Perspectives, 31(4), 309–330. https://doi.org/10.5465/amp.2016.0166
Aydin, G., & Kaya, F. (2020). The effect of time management training on academic achievement and stress level of high school students. Education and Science, 45(204), 251–266. https://doi.org/10.15390/EB.2020.8920
Britton, B. K., & Tesser, A. (1991). Effects of time-management practices on college grades. Journal of Educational Psychology, 83(3), 405–410. https://doi.org/10.1037/0022-0663.83.3.405
Claessens, B. J. C., van Eerde, W., Rutte, C. G., & Roe, R. A. (2007). A review of the time management literature. Personnel Review, 36(2), 255–276. https://doi.org/10.1108/00483480710726136
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd (ed.)). SAGE Publications.
Fajhriani, N. (2020). Pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 3(2), 45–53.
García-Ros, R., Pérez-González, F., & Tomás, J. M. (2021). Academic time management as a predictor of academic stress and performance among university students. Journal of Educational Psychology, 113(3), 571–583. https://doi.org/10.1037/edu0000506
Häfner, A., Oberst, V., & Stock, A. (2014). Avoiding procrastination through time management: An experimental intervention study. Educational Studies, 40(3), 352–360. https://doi.org/10.1080/03055698.2014.899487
Hafsah, R., & Yuliani, S. (2022). Disiplin diri dan lingkungan belajar terhadap kemampuan manajemen waktu siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 55–65.
HIMPSI. (2010). Pedoman intervensi psikologi di bidang pendidikan. Himpunan Psikologi Indonesia.
Irwansyah, & Asrida. (2021). Pengaruh manajemen waktu terhadap efektivitas belajar siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(2), 76–84.
Kurniawati, L., & Handayani, M. (2022). Pengaruh psikoedukasi terhadap peningkatan self-regulated learning siswa sekolah menengah atas. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 4(2), 88–99.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Misra, R., & McKean, M. (2000). College students’ academic stress and its relation to their anxiety, time management, and leisure satisfaction. American Journal of Health Studies, 16(1), 41–51.
Nadinloyi, K. B., Hajloo, N., Garamaleki, N. S., & Sadeghi, H. (2013). The study efficacy of time management training on increase academic time management of students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 84, 134–138. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.06.528
Nasution, D., & Wulandari, P. (2023). Hubungan antara manajemen waktu dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa selama pembelajaran daring. Jurnal Psikologi Kontemporer, 11(1), 15–25. https://doi.org/10.21009/jpk.111.03
Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research. Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422
Pehlivan, A. (2013). The effect of time management skills on the academic achievement of students. Journal of Educational Research, 5(3), 32–38.
Pratiwi, D. N., & Widodo, A. (2020). Hubungan antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 87–96.
Putri, A. D., & Susanto, R. (2024). Efektivitas pelatihan manajemen waktu berbasis psikoedukasi terhadap peningkatan disiplin belajar siswa SMK. Jurnal Ilmiah Psikologi Edukatif, 9(1), 102–112.
Rahmawati, I., & Suryani, T. (2021). Efektivitas pelatihan manajemen waktu terhadap penurunan stres akademik pada siswa SMA. Jurnal Intervensi Psikologi, 13(1), 45–54. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss1.art5
Sari, N. P., & Nurdin, E. (2022). Psikoedukasi berbasis mindfulness untuk meningkatkan fokus belajar pada siswa SMK. Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 17(2), 120–130.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zhang, H., & Zhang, X. (2020). Time management disposition and academic procrastination: The mediating role of self-efficacy. Psychology in the Schools, 57(12), 2072–2084. https://doi.org/10.1002/pits.22425
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2




