Dampak Planter Terhadap Efisiensi Sumber Daya Dan Tenaga Kerja Pertanian
DOI:
https://doi.org/10.47134/callus.v3i4.5463Keywords:
Mesin penanam, Mekanisasi pertanian, Produktivitas lahan, Efisiensi tenaga kerja, Biaya operasionalAbstract
Penggunaan mesin penanam (planter) di sektor pertanian telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan mesin penanam terhadap produktivitas lahan, efisiensi tenaga kerja, dan biaya operasional pada sistem pertanian. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber data dari database Google Scholar, DOAJ, dan GARUDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mesin penanam meningkatkan produktivitas lahan dari 5,2 ton/ha menjadi 6,8 ton/ha (p<0,01), menurunkan kebutuhan tenaga kerja dari 32 menjadi 14 orang/ha (p<0,01), serta menekan biaya operasional dari Rp6,2 juta/ha menjadi Rp4,8 juta/ha (p<0,05). Efisiensi ini terjadi karena proses tanam lebih presisi, penggunaan input lebih hemat, dan pengurangan beban kerja manual. Temuan ini menegaskan bahwa mesin penanam dapat menjadi strategi mekanisasi untuk modernisasi pertanian, yang perlu didukung oleh kebijakan alsintan, pelatihan operator, dan pendampingan teknis berkelanjutan.
References
Alam, M. J., Alam, M. R., & Sarker, M. A. R. (2020). Impacts of power tiller operated seeder (PTOS) on resource use efficiency and profitability of wheat cultivation in Bangladesh. Agricultural Engineering International: CIGR Journal, 22(1), 182-190.
Arianto, B., Nugroho, A., & Marliana, S. N. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Mesin Tanam Padi di Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 238-247.
Diao, X., Headey, D., & Johnson, M. (2008). Toward a green revolution in Africa: what would it achieve, and what would it require?. Agricultural Economics, 39, 539-550.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2019). The future of food and agriculture: Alternative pathways to 2050. Rome: FAO.
Grift, T. E., Tekeste, M. Z., & Raper, R. L. (2005). Acoustic compaction layer detection. Transactions of the ASAE, 48(6), 1723-1730.
Harahap, R. H., Sembiring, E. N., & Prayogi, L. D. (2020). Analisis Efisiensi Penggunaan Tenaga Kerja pada Budidaya Padi Sawah dengan Sistem Tanam Jajar Legowo. Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita, 16(2), 171-178.
Hartono, B., Widyantoro, W., & Nugroho, A. (2021). Analisis Perbandingan Kelayakan Ekonomi Penggunaan Mesin Tanam Padi dan Tanam Manual di Kawasan Pertanian Lahan Basah. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 10(2), 119-132.
Karo-Karo, R., Ginting, J., & Sinuraya, J. F. (2020). Analisis Biaya Usahatani Padi Sawah melalui Penerapan Teknologi Mekanisasi Pertanian. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 135-144.
Marlina, L., Suhayat, D., & Herlina, D. (2019). Analisis Efisiensi Penggunaan Tenaga Kerja pada Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu. Jurnal Agribisnis Terpadu, 12(1), 46-56.
Nurhayati, I., Mujiburrahmad, M., & Sugiarto, S. (2018). Analisis Produktivitas Lahan Padi Sawah melalui Penerapan Teknologi Mekanisasi Pertanian. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, 11(1), 41-48.
Osa-Afiana, L. O., & Kebbi, M. S. (2017). Mechanization as a strategy for achieving sustainable crop production in Nigeria. Journal of Agricultural Extension, 21(1), 15-24.
Purba, J. H., Sitanggang, G., & Hutasoit, R. (2019). Analisis Efisiensi Penggunaan Tenaga Kerja pada Budidaya Padi Sawah dengan Sistem Tanam Legowo. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 83-92.
Sims, B. G., & Godwin, R. J. (2017). Trends in agricultural engineering: Mechanization for sustainable crop production intensification. The Journal of Agricultural Engineering, 54(1), 1-6.
Siregar, H., & Sihombing, L. (2019). Analisis Efisiensi Penggunaan Tenaga Kerja pada Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun. Jurnal Agrica, 12(1), 42-51.
Siregar, H., Sihombing, L., & Sembiring, E. N. (2018). Analisis Produktivitas Lahan Padi Sawah melalui Penerapan Teknologi Mekanisasi Pertanian. Jurnal Agrica Ekstensia, 12(1), 67-74.
Suhardi, S., Masdar, M., & Yakup, Y. (2017). Analisis Perbandingan Produktivitas Lahan Padi Sawah dengan Sistem Tanam Manual dan Tanam Benih Langsung Menggunakan Mesin Tanam. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 17(1), 64-70.
Suherman, R., Wibowo, A., & Irawan, B. (2020). Dampak Penggunaan Traktor Tangan terhadap Produktivitas Lahan Padi Sawah di Kabupaten Indramayu. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 1-12.
Sumberg, J., Thompson, J., & Woodhouse, P. (2012). Why agronomy in the developing world has become contentious. Agriculture and Human Values, 29(1), 71-83.
Syahputra, E., Sihombing, L., & Sembiring, E. N. (2020). Analisis Biaya Usahatani Padi Sawah dengan Sistem Tanam Legowo di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Agrica, 13(1), 16-25.
Tarigan, S. D., Putra, E. T. S., & Wibowo, A. (2021). Analisis Produktivitas Lahan Padi Sawah melalui Penerapan Teknologi Alat Tanam Benih Langsung. Jurnal Ilmu Pertanian, 23(1), 26-33.
Wibowo, A., Irawan, B., & Suherman, R. (2019). Pengaruh Penggunaan Traktor Roda Dua terhadap Produktivitas Lahan Padi Sawah di Kabupaten Karawang. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(1), 13-24.
Widarjono, A., Rahayu, E. S., & Saputra, P. M. A. (2021). Analisis Efisiensi Biaya Usahatani Padi Sawah dengan Penerapan Teknologi Mekanisasi Pertanian. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 11(1), 87-96.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abdul Jalil, Agustina Damayanti, M Alief Ramadhan Putra Laksono, Alvan Maulana Azzayni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

