Efektivitas Kebijakan Hukum Mengenai Penyelesaian Konflik Pertambangan Antara Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah

Authors

  • Widi Nur Aulia Universitas Suryakancana
  • Muhammad Abdullah Faqih Universitas Suryakancana
  • Dedi Mulyadi Universitas Suryakancana
  • Aji Mulyana Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.47134/par.v2i4.4719

Keywords:

Authority Conflict, Decentralization, Intergovernmental Collaboration, Regional Autonomy, Central-Local Relations

Abstract

The authority conflict between central and local governments in the mining sector presents a critical challenge within the framework of regional autonomy in Indonesia. This study aims to analyze the legal policy effectiveness in resolving such conflicts, with a specific focus on the mining sector in Southeast Sulawesi. The research employs a normative juridical approach, analyzing statutory regulations, legal doctrines, and a concrete case study. The findings reveal that the withdrawal of licensing authority by the central government through the enactment of Law No. 3 of 2020 has triggered structural tensions, legal uncertainty, investment barriers, and weak environmental oversight. The absence of an effective institutional mediation mechanism further exacerbates the conflict. The study recommends the establishment of an independent authority conflict resolution body and the strengthening of intergovernmental coordination through legal collaboration and good governance principles. A restructuring of central-local authority relations is essential to ensure a fair, effective, and adaptive decentralization policy for strategic sectors

References

Agranoff, R. (2007). Managing within networks: Adding value to public organizations. Georgetown University Press.

Al-Farisi, M. S. (2021). Desentralisasi Kewenangan Pada Urusan Pertambangan Mineral Dan Batubara Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020. Ecosystem, 21(April), 20–31. https://doi.org/https://doi.org/10.35965/eco.v21i1.699

Anggraeni, E. N., & Ketan, O. M. (2022). Analisis Hukum Atas Wewenang Pemberian Izin Pertambangan Emas Oleh Pemerintah Pusat Ke Daerah dalam Prespektif Daerah Otonom. Mimbar Keadilan, 15(2), 203–215. https://doi.org/https://doi.org/10.30996/mk.v15i2.6397

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Darmawan, A. (2023). Kekosongan forum kolaboratif dalam penyelesaian konflik regulasi pusat-daerah. Jurnal Legislasi Indonesia, 20(1), 33–47.

Faraz, R. (2022). Fragmentasi Kewenangan Dalam Kebijakan Pertambangan pasca-UU Minerba Baru. Jurnal Konstitusi, 19(3), 421–440.

Fitriani, A. (2021). Kewenangan pertambangan antara pusat dan daerah: Tinjauan yuridis atas UU No. 3 Tahun 2020. Jurnal Hukum Lex Renaissance, 6(2), 128–142. https://doi.org/https://doi.org/10.25041/lexrenaissance.v6i2.2231

Ghafur, A., Suryaningsi, & Rosmini. (2024). Pertanggungjawaban Negara atas Pengalihan Kewenangan Pengawasan Tambang: Kasus Kolam Bekas Tambang di Kalimantan Timur. Jurnal Thengkyang, 3(4), 398–408. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/seikat.v3i4.1435

Hadjon, P. M. (2005). Kewenangan pemerintahan dan kekuasaan negara. Airlangga University Press.

Hasibuan, A. (2022). Membangun Kolaborasi Hukum Pusat dan Daerah Dalam Sistem Pemerintahan Desentralistik. Jurnal Hukum & Administrasi Negara, 8(2), 122–135.

Ibrahim, J. (2018). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia.

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Kencana.

Mawardi, I., & Alamsyah, A. (2023). Resentralisasi Dalam Kebijakan Energi dan Pertambangan: Telaah Politik Hukum. Jurnal Legislasi Indonesia, 20(1), 55–70.

Pattinasarany, I. (2020). Tantangan Desentralisasi di Indonesia: Harmonisasi Hukum Pusat dan Daerah. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 50(2), 179–198.

Prabowo, A., & Pratama, H. (2021). Implikasi Hukum Penarikan Kewenangan Daerah Dalam UU Minerba. Jurnal Otonomi Daerah, 17(1), 87–103.

Putra, B. D. (2020). Collaborative governance dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Jurnal Otonomi, 15(3), 211–227.

Rahayu, D. P., & Faisal, F. (2021). Eksistensi Pertambangan Rakyat Pasca Pemberlakuan Perubahan Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(3), 337–353. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i3.337-353

Rahmawati, S., & Yuliana, D. (2023). Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah dalam sektor energi: Analisis hubungan antarpemerintah. Jurnal Otonomi, 18(2), 55–70.

Riswanda, M., & Afif, R. (2022). Konflik kewenangan pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan pertambangan. Jurnal Hukum Dan Pemerintahan Daerah, 9(1), 77–89.

Sari, S., & Paulus, D. H. (2022). Licensing Policy on Mineral and Coal Mining in the Concept of Division of Authority. Pandecta Research Law Journal, 17(2), 189–197. https://doi.org/10.15294/pandecta.v17i2.31653

Shoesmith, D., Franklin, N., & Hidayat, R. (2020). Decentralised Governance in Indonesia’s Disadvantaged Regions: A Critique of the Underperforming Model of Local Governance in Eastern Indonesia. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 39(3), 359–380. https://doi.org/10.1177/1868103420963140

Smith, B. C. (1985). Decentralization: The territorial dimension of the state (1st ed.). Allen & Unwin.

Steytler, N. (2020). Cooperative federalism in Africa: The promise and the limits. Forum of Federations Occasional Paper Series, 19, 1–18.

Sulaiman, N., Tenggara, S., & Kunci, K. (2023). Berkelanjutan Di Sulawesi Tenggara Environment Degradation and Sustainable Economic. 297–310.

Susanti, A. (2021). Dominasi pemerintah pusat dalam kebijakan desentralisasi: Kajian hukum tata negara. Jurnal Konstitusi, 18(2), 215–234.

Suwaryo, U. S., & Adiwibowo, S. (2020). Decentralization and Local Governance in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 24(1), 65–80.

Utami, N. E. (2023). Sentralisasi Terhadap Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Perizinan Tambang Pasca Pemberlakuan Undang-Undang Mineral Dan Batubara. Jurnal Lex Renaissance, 8(2), 360–378. https://doi.org/10.20885/jlr.vol8.iss2.art10

Utomo, W. (2021). Integrasi Kebijakan Pusat dan Daerah Dalam Perspektif Good Governance. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 211–225.

Wright, D. S. (1988). Understanding intergovernmental relations (3rd editio). Brooks/Cole Publishing Company.

Zulkarnain. (2023). Konflik Hukum Di Sektor Pertambangan: Perspektif Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Berkelanjutan. Syntax Literate, 8(11). https://doi.org/https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i10

Downloads

Published

2025-08-12

How to Cite

Nur Aulia, W., Abdullah Faqih, M., Mulyadi, D., & Mulyana, A. (2025). Efektivitas Kebijakan Hukum Mengenai Penyelesaian Konflik Pertambangan Antara Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah . Indonesian Journal of Public Administration Review, 2(4), 11. https://doi.org/10.47134/par.v2i4.4719

Issue

Section

Articles