Evaluasi Kebijakan dan Hambatan Implementasi Mediator Independen dalam Sistem Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
DOI:
https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i3.5521Keywords:
Mediator Independen, Hubungan Industrial, Kebijakan Hukum, Efektivitas MediasiAbstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan hukum dan hambatan implementasi mediator independen dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), menganalisis peraturan perundang-undangan, putusan Pengadilan Hubungan Industrial, hasil penelitian, serta literatur terkait hukum ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mediasi hubungan industrial masih didominasi oleh mediator Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Dinas Tenaga Kerja, sementara peran mediator independen belum diakui secara eksplisit dalam hukum nasional. Ketiadaan dasar hukum, mekanisme akreditasi, dan pengakuan kekuatan eksekutorial hasil mediasi independen menyebabkan efektivitasnya rendah. Berdasarkan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, hambatan utama terletak pada aspek normatif, kelembagaan, profesionalitas mediator, serta budaya hukum masyarakat yang masih berorientasi litigasi. Penelitian ini merekomendasikan reformulasi kebijakan melalui revisi UU No. 2 Tahun 2004 atau pembentukan regulasi turunan yang mengatur akreditasi dan legalitas mediator independen untuk menciptakan sistem penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang lebih netral, efisien, dan berkeadilan sosial.
References
Adyuanas, A., Thalib, S. R., & Hartana, A. T. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Tenaga Kerja yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Akibat Force Majeure Saat Pandemi Covid 19. VISA: Journal of Vision and Ideas, 4(3), 1674–1682. https://doi.org/10.47467/VISA.V4I3.3260
Al, B., Yuhelson, Y., & Akkapin, S. (2024). Effectiveness Of Business Dispute Resolution Through Mediation In Indonesia. PENA LAW: International Journal of Law, 2(2). https://doi.org/10.56107/PENALAW.V2I2.185
Bina, J., Hukum, M., Dananjaya, N. S., Sudiarawan, K. A., Ade, P., Martana, H., & Tjung, M. S. (2022). Industrial Relation Problematics During The Covid-19 Pandemic: Assessing The Effectiveness Of Mediation As Dispute Settlement Process. Jurnal Bina Mulia Hukum, 7(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23920/jbmh.v7i1.1071
Christo, J., Subekti, R., & Raharjo, P. S. (2025). Efektivitas Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Melalui Mediasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 5(1), 146–152. Diambil dari https://journal.publication-center.com/index.php/ijssh/article/view/1788
Denis Christinawati, A. (2021). Urgensi Pembentukan Lembaga Mediasi Perbankan Independen Sebagai Upaya Strategis Mewujudkan Arsitektur Perbankan. BIP’s JURNAL BISNIS PERSPEKTIF, 13(1), 71–87. https://doi.org/10.37477/BIP.V13I1.207
Fajri Rusdiana, R., Rizal, M., & Natari, S. U. (2023). Analisis Peran Pemerintah Republik Indonesia Dalam Penuntasan Perselisihan Hubungan Industrial. Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 2(3), 42–47. https://doi.org/10.55606/JEKOMBIS.V2I3.1894
Fallonne, A. E. (2024). Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Perdata di Pengadilan Negeri Purwokerto. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 17, 22–26. https://doi.org/10.30595/pssh.v17i.1098
Fitrianggraeni, S., Fauziah, E. F., & Purnama, S. (2024). Would Ratification of the Singapore Convention on Mediation Enrich Indonesian Mediation Culture? Arbitration: The International Journal of Arbitration, Mediation and Dispute Management, 90(1), 44–61. https://doi.org/10.54648/AMDM2024011
Flora, H. S., Ginting, G., Ganap, N. C., Simamora, P. N. S., & Burhanuddin, A. (2025). The Role of Mediation in Resolving Civil Law Disputes in Indonesia. Jurnal Smart Hukum (JSH), 3(3), 216–223. https://doi.org/10.55299/JSH.V3I3.1269
Gerungan, A., Shallaby Adre, C., Shahab, F., & Lee, R. (2023). Mediation Ecosystem in Indonesia. Revista Brasileira de Alternative Dispute Resolution, 5(9). https://doi.org/10.52028/rbadr.v5i9.ART04
Habib, Y. A., & Supriyatna, D. (2024). The Role of Mediators in Assisting in Settlement Civil Cases in Court. International Journal of Business, Law, and Education, 5(2), 1788–1798. https://doi.org/10.56442/IJBLE.V5I2.739
Hasbi, H., & Larissa, D. (2024). Regulation of the Role of Mediators in Efforts to Resolve Employment Disputes: A Comparative Study of Indonesia and United Kingdom. Golden Ratio of Data in Summary, 4(2), 923–931. https://doi.org/10.52970/GRDIS.V4I2.764
Hasmiyati, C., Fendi, Ferizal, I., Rahayu, N. Q., & S, C. D. (2025). Alternatif Penyelesaian Sengketa Dalam Sengketa Ketenagakerjaan: Antara Kepentingan Tenaga Kerja Atau Pengusaha. Jurnal Arbitrase Indonesia, 1(2), 117–126. Diambil dari https://ejournal.dewansengketa.id/index.php/jarbi/article/view/23
Julica Sari, D., Sintia, L., Kurniawan, R., Ramadinov, A., & Susanti, P. (2025). Efektivitas Mediasi Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial: Studi Kasus PT Panelindo Makmur Sentosa. Judge : Jurnal Hukum, 6(02), 109–118. https://doi.org/10.54209/JUDGE.V6I02.1334
Kementerian Ketenagakerjaan. (2025). Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) Induk Nomor: DIPA-026.13-0/2025.
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2025a, Juli 3). Perkuat Komitmen, 1072 Mediator Hubungan Industrial Teken Pakta Integritas . Diambil 22 Oktober 2025, dari kemnaker.go.id website: https://kemnaker.go.id/news/detail/perkuat-komitmen-1072-mediator-hubungan-industrial-teken-pakta-integritas
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2025b, Agustus 23). Menaker: Transformasi Hubungan Industrial Fondasi Produktivitas Nasional . Diambil 22 Oktober 2025, dari kemnaker.go.id website: https://kemnaker.go.id/news/detail/menaker-transformasi-hubungan-industrial-fondasi-produktivitas-nasional
Kristiani, E., & Suparno, S. (2024). Dynamics of Law and the Transformation of the Mediator’s Role in Resolving Industrial Disputes. Jurnal Syntax Transformation, 5(12), 1316–1324. https://doi.org/10.46799/JST.V5I12.1030
Kurniati, Y., Widijawan, D., Awaludin, A., Randiana, P., Anggasta, G., Lambouw, P., & Suhendi, A. (2025). Metode Dan Skema Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Untuk Meningkatkan Efektivitas Sistem Hukum Ketenagakerjaan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 4204–4211. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1923
Lombok, L. L. (2024). Penyelesaian Hubungan Industrial Yang Digunakan Oleh Buruh/Pekerja Dalam Menyelesaikan Perselisihan Hubungan Industrial. Jurnal Yusthima, 4(02), 279–287. https://doi.org/10.36733/YUSTHIMA.V4I02.10537
Rahmat, N. E., Randawar, D. K., Nor, A. M., & Hussain, F. (2022). Certification and Mediation Training for the Mediators in Malaysia. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 7(11), e001945–e001945. https://doi.org/10.47405/MJSSH.V7I11.1945
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Mediator Hubungan Industrial Serta Tata Kerja Mediasi.
Republik Indonesia. (2024a). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2024 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan.
Republik Indonesia. (2024b). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Mediator Hubungan Industrial.
Sagoni, S., Rahmi, & Hijrah, S. (2023). Efektivitas Hukum Terhadap Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Kelurahan Cina, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo. Legal Journal of Law, 2(1), 79–90. Diambil dari https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/legal/article/view/51
Saptomo, A. (2018). Implications of Regional Autonomy for National and Local Coal Mining Development Companies: Case Study of The closure of PT. BA-UPO in Sawah Lunto, West Sumatra. Jakarta: Atlantis Press.
Soekanto, S. (2008). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sudiarawan, K. A., & Tanaya, P. E. (2021). Termination of Employment-Based on Efficiency in Indonesian Company. FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum, 15(1), 39–50. https://doi.org/10.22146/jmh.16080.3
Sugiyanto. (2021). The Effectiveness Of The Role Of The Mediator In The Equitable Settlement Of Industrial Relations Disputes. Journal Philosophy of Law, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.56444/JPL.V2I1.2574
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Edisi Ke 2). Bandung: Alfabeta.
Syamsu, S., Prayoga, S., Prastyo, A. B., & Rifai, A. (2025). Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Melalui Pendekatan Alternative Dispute Resolution. Jurnal Education And Development, 13(1), 234–247. https://doi.org/10.37081/ED.V13I1.6591
Wardana, A. W. (2025). Proses pelaksanaan mediasi kasus perceraian oleh mediator M2C (Maliki Mediation Center) perspektif efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Thesis S2, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Wijayanti, A., & Suhartono, S. (2020). Sengketa Hubungan Industrial Kini dan Akan Datang. Surabaya: CV. REVKA PRIMA MEDIA.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Aditiarman, Fauzi Syam, Ana Ramadhona, Ratna Dewi, Syurpana Nofanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



