Efisiensi Proses Disassembly Sepeda Motor Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Pada Bengkel Berkah Motor
DOI:
https://doi.org/10.47134/jase.v1i1.4958Keywords:
Buku Panduan, Check Sheet, Diagram Fishbone, FMEA, KLX 150Abstract
Bengkel Berkah Motor merupakan salah satu industri otomotif yang sangat berkembang. Bengkel Berkah Motor berusaha mencapai kepuasan pelanggannya dengan cara menjaga kualitas produk yang diberikan. Kecacatan dalam suatu produk yang dihasilkan, sangat mempengaruhi tingkat kualitas dan kepuasan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan. Permasalahan yang terjadi adalah Bengkel Berkah Motor belum bisa mengefesiensi proses Disassembly Sepeda Motor sehingga Cacat atau defect setelah proses Disassembly belum bisa dikurangi. Permasalahan lain yang terjadi adalah keterlambatan pengambilan keputusan dalam menanggulangi kegagalan proses yang terjadi. Hal ini disebabkan para operator seringkali menunggu kehadiran para manajer dalam mengidentifikasi kegagalan proses yang terjadi sehingga banyak waktu yang terbuang. Setelah dilakukan beberapa metode seperti membuat manual book, check sheet, Diagram Fishbone, FMEA. Bisa mengurangi loading time kurag lebih 1 jam dengan treatment metode tersebut dan menunjukan hasil yang memuaskan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

